Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyampaikan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah mencapai 29.557 unit, sementara yang telah selesai dibangun berjumlah 857 unit.

"Yang sudah dibangun sekarang sudah 29.557, yang sedang dibangun, yang sudah jadi 857 unit, sudah 100 persen. Jadi total sekitar 30.611 unit," kata Joao di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Bangunan Kopdes Merah Putih yang telah selesai, kata dia, saat ini memasuki tahap pengisian barang dan persiapan operasional.

Seluruh proses pengadaan untuk mendukung operasional koperasi telah diselesaikan, dan selanjutnya memasuki tahap distribusi agar koperasi dapat mulai beroperasi.

"Yang sudah jadi paling lama satu bulan sudah bisa buka," ucapnya.

Baca juga: Kopdes Merah Putih solusi keterbatasan lapangan kerja

Terkait pendanaan, dia menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp200 triliun telah dikucurkan sejak sekitar tiga bulan lalu untuk mendukung program Kopdes Merah Putih. Saat ini, dana tersebut telah beredar di masyarakat, terutama di wilayah desa dan sektor industri pendukung koperasi.

Peredaran dana untuk pembangunan Kopdes Merah Putih tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp45 triliun.

"Jadi uang sekarang menyebar di masyarakat semuanya, di desa, paling bawah dan di industri yang mendukung Koperasi Merah Putih itu. Jadi sekarang uang beredar semua di bawah untuk membangun gerai-gerai itu, benar-benar uang beredar di bawah. Per hari ini kurang lebih sekitar Rp45 triliun," kata dia.

Baca juga: Menkop mengajak China jadi supplier alat pertanian Kopdes Merah Putih

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan membidik 30 ribu bangunan fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tuntas pada Mei-Juni, sebelum berlanjut ke tahapan operasional.

“Tadi sampai Mei, Juni, mudah-mudahan bisa diselesaikan. Kalau diselesaikan, maka lanjutannya harus ada operasional,” ujar Zulhas ketika dijumpai selepas Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (5/2).

Apabila bangunan fisik sudah tuntas, Zulhas menyampaikan akan mengisi koperasi tersebut dengan barang-barang yang akan diperjualbelikan, seperti pupuk, sembako, hingga LPG 3 kg.

Selain itu, Zulhas juga menyampaikan Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker atau penyerap hasil dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berlokasi di desa masing-masing.

Baca juga: Sebanyak 199 gerai Kopdes Merah Putih di NTB tahap pembangunan
Baca juga: Enam pasar di Lombok Tengah jadi lokasi Kopdes merah putih
Baca juga: Pertamina mencatat 2.592 kopdes merah putih menjadi penyalur LPG 3 kg



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026