Mataram (ANTARA) - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat, Sinta M. Iqbal berharap Bazaar Ramadan Bilebante dapat menjadi motor penggerak kebangkitan UMKM dan destinasi wisata hijau di wilayah setempat.

"Selama bulan Ramadhan tidak perlu bingung memikirkan menu berbuka. Silakan datang ke Bazaar Ramadhan Pasar Tematik Desa Bilebante. Selain memudahkan kebutuhan keluarga, juga membantu perekonomian masyarakat agar semakin baik," ujarnya melalui keterangan resmi di Mataram, Selasa.

Ia menegaskan semarak Bazaar Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah menjadi momentum kebangkitan UMKM desa sekaligus penguatan ekonomi masyarakat menjelang Ramadhan.

Diketahui Desa Bilebante dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional 2025 dalam ajang Wonderful Indonesia Awards.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Gubernur NTB turun langsung redam kenaikan harga bapok

Sinta mengajak masyarakat untuk menjadikan bazaar tersebut sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan menu berbuka puasa.

"Bazaar Ramadhan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner dan produk lokal, tetapi juga menjadi simbol optimalisasi aset desa yang sebelumnya tidak termanfaatkan," katanya.

Kepala Desa Bilebante, Asrok Mudailun, mengungkapkan bahwa lokasi kegiatan merupakan bangunan yang sempat terbengkalai selama lima tahun.

"Bangunan ini sudah mangkrak selama lima tahun. Hari ini dapat difungsikan kembali dengan baik. Kegiatan ini bukan sekadar ajang jual-beli, tetapi juga sarana silaturahmi dan upaya meningkatkan pendapatan masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Gubernur NTB minta kabupaten dan kota perbanyak bazar murah ramadhan

Menurutnya, Desa Bilebante sendiri dikenal sebagai desa wisata berbasis masyarakat dengan unggulan paket wisata bersepeda dan kuliner lokal. Kehadiran Bazaar Ramadhan diharapkan semakin memperkuat aktivitas ekonomi kreatif desa sekaligus memperluas daya tarik wisata hijau yang berkelanjutan di NTB.

"Melalui semarak Bazaar Ramadhan 1447 H ini, Desa Bilebante kembali menegaskan perannya sebagai contoh sukses desa wisata yang mampu mengintegrasikan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu gerakan yang berdampak nyata," katanya.

Baca juga: Gubernur NTB: Bazar Ramadhan upaya mencegah inflasi

Baca juga: PKK NTB menggelar bazar murah jelang Ramadan



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026