Kopdes Merah Putih solusi keterbatasan lapangan kerja

id Menkop,Kopdes merah putih,koperasi desa,lapangan kerja

Kopdes Merah Putih solusi keterbatasan lapangan kerja

Pekerja menyelesaikan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Silebu di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/12/2025). Pemerintah menetapkan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menjadi salah satu syarat pencairan dana desa sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PMK Nomor 108 Tahun 2024 tentang Pengalokasian Dana Desa Setiap Desa, Penggunaan, dan Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2025. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/tom.

Abu Dhabi (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih disiapkan sebagai solusi atas keterbatasan lapangan kerja yang saat ini dihadapi masyarakat, terutama generasi muda.

Saat memimpin Rapat Kerja Kementerian Koperasi di Bogor, Senin, Ferry menjelaskan bahwa kondisi pasar kerja saat ini membuat banyak anak muda, khususnya Gen Z, kesulitan mengakses peluang kerja yang stabil.

Karena itu, ia menyebut Kopdes/Kel Merah Putih dirancang untuk membuka ruang ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari unit usaha koperasi, pengelolaan layanan, hingga penciptaan lapangan kerja lokal yang lebih inklusif.

Program ini diharapkan menjadi jawaban atas keresahan generasi muda terhadap minimnya kesempatan kerja formal. Untuk itu, Ferry meminta agar sosialisasi dan penguatan program Kopdes/Kel Merah Putih semakin digencarkan, terutama untuk menyasar kelompok milenial dan Gen Z.

Baca juga: Menkop mengajak China jadi supplier alat pertanian Kopdes Merah Putih

"Harapannya kita bisa menyasar pada segmen milenial dan Gen Z yang sekarang menjadi perhatian dari pemerintah agar bagaimana Kopdes ini bisa membantu memecahkan masalah penyediaan lapangan kerja bagi mereka," ujar Ferry dalam keterangan resmi kementerian.

Ferry menegaskan komitmennya untuk memastikan program Kopdes/Kel Merah Putih—yang menjadi salah satu program strategis dan prioritas Presiden—dapat berjalan dengan baik.

Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi, kolaborasi, serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Kemenkop agar pengawalan program dapat berlangsung secara simultan.

"Kita juga tidak boleh lupa untuk menyiapkan SDM dan modul-modul terkait untuk peningkatan kapasitas pengurus, pengawas atas pengelola Koperasi Desa Merah Putih," ucapnya.

Ia memastikan percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih terus dilakukan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Baca juga: Menkop Ferry mengajak BUMN dan swasta jadi "kakak asuh" Kopdes Merah Putih

Hingga saat ini, lebih dari 44 ribu titik lahan telah terpetakan sebagai lokasi pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih, dan sebanyak lebih dari 13 ribu titik telah terbangun.

Ferry menyebut tercatat lebih dari 83 ribu Kopdes Merah Putih berbadan hukum, dengan jumlah anggota 1,65 juta dan jumlah pengurus 690 ribu orang. Menkop optimistis sebanyak 26 ribu titik gerai fisik Kopdes Merah Putih bakal terbangun pada April tahun ini.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.