Lombok Timur (ANTARA)- Salah seorang warga Pancor Sanggeng, Kelurahan Sekarteja, Ahmad Rivai (41), digigit ular piton saat korban berusaha menangkap ular tersebut.

     Ular sepanjang dua meter, berat sekitar 20 Kilogram akhirnya menggigit korban di Musolla Karya Rinjani Pancor Sanggeng, Jumat malam sekitar pukul 22.30 Wita.

     Korban menderita luka cukup serius di tangan kirinya, dan segera  dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R.Soejono Selong.

     Ular piton yang mematikan  itu akhirnya  berhasil ditangkap warga,  dan langsung memasukkan ke  dalam karung, agar tidak menggigit warga lainnya.

     Menurut penuturan warga setempat, M,Nasir, peristiwa gigitan ular piton tersebut, bermula dari keponakannya, Abdul Somat (15), pergi membuang air di  Musolla Karya Rinjani.

     Saat itu, keponakannya melihat ada ular  besar berada di komplek Musolla, sehingga tidak jadi membuang air, dan memberitahukan kepada pamannya  M.Nasir.

     Dirinya bersama warga lainnya langsung menuju musolla tempat ular tersebut bersembunyi, dengan menarik ular tersebut sekuat tenaga, namun tidak berhasil.

     "Korban minta kepada saya, agar diberikan memegang kepala ular piton tersebut, sehingga kami memberikan apa yang diinginkan korban," tutur M.Nasir.

     Ia telah mengingatkan, agar korban berhati-hati memegang kepala ular piton tersebut, karena sangat berbahaya dan bisa menggigit. Namun tak lama kemudian ular tersebut menggigit.

     Melihar ular tersebut menggigit, masyarakat sekitarnya menjadi panik, sementara ular tersebut belum berhasil ditangkap.

     Namun tak lama kemudian ular tersebut berhasil ditangkap sehingga masyarakat sekitarnya kembali tenang.

     Sementara korban, Ahmad Rivai mengaku, mengaku mengalami kesakitan pada tangannya, bekas gigitan ular piton tersebut.

     "Saya tidak menyangka ular itu akan mengugut," ujar Ahmad Rivai.(*)

Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2024