Memperkuat diplomasi, KBRI Canberra putar film Indonesia
Sabtu, 18 Desember 2021 14:16 WIB
Pemutaran film Indonesia “Terbang: Menembus Langit” di KBRI Canberra, Australia, Jumat (17/12/2021). ANTARA/HO-KBRI Canberra
Jakarta (ANTARA) - Kantor Atase Pendidikan dan Budaya (Atdikbud) bersama Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra memutar film Indonesia pada Jumat (17/12) guna memperkuat diplomasi dan promosi bahasa serta budaya Indonesia.
Film yang diputar di KBRI Canberra pada kesempatan itu adalah "Terbang: Menembus Langit". Film tersebut diproduksi pada 2018 dan disutradarai oleh Fajar Nugros serta diperankan oleh antara lain Laura Basuki, Dion Wiyoko, dan Baim Wong.
Menurut Atdikbud Mukhamad Najib dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, pemutaran film ditujukan untuk memperkenalkan kehidupan Indonesia yang beragam kepada masyarakat Australia dan dunia.
Film yang bercerita tentang semangat anak muda meraih mimpi itu, menurut Najib, juga sangat cocok untuk ditonton oleh anak-anak muda Australia.
“Minggu ini adalah minggu terakhir siswa di Canberra masuk sekolah, setelah itu mereka libur panjang. Oleh karena itu kami mengundang siswa dan guru untuk nonton bareng film Indonesia. Dengan film ini kita ingin mengenalkan kehidupan Indonesia sekalian memberikan hiburan yang bernilai sebelum mereka liburan" kata Najib.
Pemutaran film berdurasi satu jam 40 menit itu dihadiri oleh kalangan siswa, guru, warga Australia yang tergabung dalam friends of Indonesia, diplomat negara-negara sahabat, dan diaspora Indonesia yang tinggal di Canberra.
“Jadi kegiatan ini sebenarnya bukan sekedar nonton film, bukan sekedar promosi bahasa Indonesia lewat film, tapi juga promosi makanan Indonesia. Semoga kegiatan ini juga bisa memperkuat diplomasi Indonesia di Australia", kata Najib.
Koordinator fungsi pensosbud KBRI Canberra, Ghofar Ismail, mengatakan pemutaran film bisa menjadi sarana untuk mendekatkan hubungan antara Indonesia dan Australia.
"Film merupakan produk budaya yang merefleksikan kehidupan masyarakat suatu negara. Melalui film Indonesia, maka masyarakat Australia bisa mengenal ragam kehidupan di Indonesia, dengan begitu harapannya bisa terjadi kedekatan karena bisa saling memahami budaya,” ujar Ghofar.
Selain menonton film bersama, para tamu undangan juga disuguhi makanan dan minuman ringan khas Indonesia.
Diplomat dari Kedubes Jepang Kasai Satoshi mengaku senang mengikuti pemutaran film ini.
“Saya datang bersama keluarga, saya senang bisa nonton film sambil merasakan makanan Indonesia”, ujar Kasai, seperti dikutip dalam keterangan tersebut.
Sementara diaspora Indonesia yang menyebut namanya sebagai Pomo, mengaku sudah lama tidak nonton film Indonesia.
“Saya tertarik datang karena sudah lama tidak nonton film Indonesia. Filmnya bagus, terimakasih untuk KBRI,” ujarnya.
Film yang diputar di KBRI Canberra pada kesempatan itu adalah "Terbang: Menembus Langit". Film tersebut diproduksi pada 2018 dan disutradarai oleh Fajar Nugros serta diperankan oleh antara lain Laura Basuki, Dion Wiyoko, dan Baim Wong.
Menurut Atdikbud Mukhamad Najib dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, pemutaran film ditujukan untuk memperkenalkan kehidupan Indonesia yang beragam kepada masyarakat Australia dan dunia.
Film yang bercerita tentang semangat anak muda meraih mimpi itu, menurut Najib, juga sangat cocok untuk ditonton oleh anak-anak muda Australia.
“Minggu ini adalah minggu terakhir siswa di Canberra masuk sekolah, setelah itu mereka libur panjang. Oleh karena itu kami mengundang siswa dan guru untuk nonton bareng film Indonesia. Dengan film ini kita ingin mengenalkan kehidupan Indonesia sekalian memberikan hiburan yang bernilai sebelum mereka liburan" kata Najib.
Pemutaran film berdurasi satu jam 40 menit itu dihadiri oleh kalangan siswa, guru, warga Australia yang tergabung dalam friends of Indonesia, diplomat negara-negara sahabat, dan diaspora Indonesia yang tinggal di Canberra.
“Jadi kegiatan ini sebenarnya bukan sekedar nonton film, bukan sekedar promosi bahasa Indonesia lewat film, tapi juga promosi makanan Indonesia. Semoga kegiatan ini juga bisa memperkuat diplomasi Indonesia di Australia", kata Najib.
Koordinator fungsi pensosbud KBRI Canberra, Ghofar Ismail, mengatakan pemutaran film bisa menjadi sarana untuk mendekatkan hubungan antara Indonesia dan Australia.
"Film merupakan produk budaya yang merefleksikan kehidupan masyarakat suatu negara. Melalui film Indonesia, maka masyarakat Australia bisa mengenal ragam kehidupan di Indonesia, dengan begitu harapannya bisa terjadi kedekatan karena bisa saling memahami budaya,” ujar Ghofar.
Selain menonton film bersama, para tamu undangan juga disuguhi makanan dan minuman ringan khas Indonesia.
Diplomat dari Kedubes Jepang Kasai Satoshi mengaku senang mengikuti pemutaran film ini.
“Saya datang bersama keluarga, saya senang bisa nonton film sambil merasakan makanan Indonesia”, ujar Kasai, seperti dikutip dalam keterangan tersebut.
Sementara diaspora Indonesia yang menyebut namanya sebagai Pomo, mengaku sudah lama tidak nonton film Indonesia.
“Saya tertarik datang karena sudah lama tidak nonton film Indonesia. Filmnya bagus, terimakasih untuk KBRI,” ujarnya.
Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia menjajaki kerja sama pertambangan dengan Northern Territory Australia
03 May 2025 8:46 WIB
KBRI Canberra selenggarakan Hari Indonesia di sekolah bahasa di Australia
04 June 2024 5:48 WIB, 2024
Presiden Jokowi meyakini perpindahan ibu kota baru terlaksana pada 2024
09 February 2020 14:59 WIB, 2020
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pemerintah China menerapkan kebijakan bebas visa untuk warga Inggris dan Kanada
16 February 2026 6:58 WIB
Wang Yi: Dialog lebih baik daripada konfrontasi, jelang pertemuan Xi-Trump
15 February 2026 12:01 WIB
Pemimpin Lai Ching-te: Jika Pemerintah China kuasai Taiwan, negara lain bisa jadi target
13 February 2026 3:42 WIB