Hendak selamatkan temannya, bocah perempuan tewas tenggelam di Bendungan Lombok Tengah
Rabu, 12 Januari 2022 19:04 WIB
Baiq Natul Hanisa (12), seorang bocah perempuan tewas tenggelam di bendungan Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara saat hendak menyelamatkan temanya yang sempat tercebur.
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Baiq Natul Hanisa (12), seorang bocah perempuan tewas tenggelam di bendungan Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara saat hendak menyelamatkan temannya yang sempat tercebur.
"Korban ditemukan pada kedalaman sekitar 10 meteran lebih," kata Kapolsek Praya Barat Daya Iptu Samsul Bahri di Praya, Rabu.
Berdasarkan keterangan di tempat kejadian awalnya sekitar pukul 12.00 Wita, ada kumpulan anak-anak yang mandi maupun mancing di pinggir bendungan. Dari kumpulan anak-anak tersebut terdapat tiga anak-anak yang berasal dari Dusun Batu Jangkih mandi di pinggir bendungan.
Selanjutnya, teman korban bernama Leste tercebur, diduga kepeleset, sehingga terjatuh ke Bendungan.
Melihat temannya terjatuh ke bendungan korban berusaha untuk menolong Lesti dengan masuk kedalam bendungan dan berhasil membantu Lesty ke luar dari bendungan.
"Namun naasnya Baiq Natul Hanisa malah kecebur dan tenggelam kembali ke bendungan," katanya.
Selang berapa lama datang masyarakat membantu Lesti dengan menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Batu Jangkih untuk mendapat perawatan, sedangkan masyarakat yang lain dibantu Bhabinkamtibmas berusaha untuk mencari dan menyisir keberadaan korban yang hilang tenggelam.
"Sekitar pukul 14.30 Wita, korban Baiq Natul Hanisa ditemukan dalam posisi mengambang di bendungan," katanya.
Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Batu Jangkih dengan menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan perawatan, namun setelah sampai di Puskesmas korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal Dunia.
"Berdasarkan hasil pertemuan dengan keluarga, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," tutup Kapolsek.
"Korban ditemukan pada kedalaman sekitar 10 meteran lebih," kata Kapolsek Praya Barat Daya Iptu Samsul Bahri di Praya, Rabu.
Berdasarkan keterangan di tempat kejadian awalnya sekitar pukul 12.00 Wita, ada kumpulan anak-anak yang mandi maupun mancing di pinggir bendungan. Dari kumpulan anak-anak tersebut terdapat tiga anak-anak yang berasal dari Dusun Batu Jangkih mandi di pinggir bendungan.
Selanjutnya, teman korban bernama Leste tercebur, diduga kepeleset, sehingga terjatuh ke Bendungan.
Melihat temannya terjatuh ke bendungan korban berusaha untuk menolong Lesti dengan masuk kedalam bendungan dan berhasil membantu Lesty ke luar dari bendungan.
"Namun naasnya Baiq Natul Hanisa malah kecebur dan tenggelam kembali ke bendungan," katanya.
Selang berapa lama datang masyarakat membantu Lesti dengan menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Batu Jangkih untuk mendapat perawatan, sedangkan masyarakat yang lain dibantu Bhabinkamtibmas berusaha untuk mencari dan menyisir keberadaan korban yang hilang tenggelam.
"Sekitar pukul 14.30 Wita, korban Baiq Natul Hanisa ditemukan dalam posisi mengambang di bendungan," katanya.
Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Batu Jangkih dengan menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan perawatan, namun setelah sampai di Puskesmas korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal Dunia.
"Berdasarkan hasil pertemuan dengan keluarga, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," tutup Kapolsek.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI angkut 4,03 juta ton batu bara bulan Januari mendukung distribusi energi
05 February 2026 7:23 WIB
Tersangka korupsi Puskesmas Batu Jangkih Lombok Tengah bantah rugikan Negara
13 January 2026 18:17 WIB
Tiga tersangka korupsi Puskesmas Batu Jangkih ditahan di Lapas Kuripan Lombok Barat
08 January 2026 22:48 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
LDK PP Muhammadiyah dan FAI UMSU sinergi kirim dai KKN ke wilayah 3T dan luar negeri
15 April 2026 15:39 WIB