Komisi VI DPRD NTB mengingatkan warga waspada perubahan cuaca
Rabu, 19 Oktober 2022 15:12 WIB
Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Hadrian Irfani. (FOTO ANTARA/Nur Imansyah).
Mataram (ANTARA) - Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat, Lalu Hadrian Irfani mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi terlebih di sejumlah wilayah itu telah terjadi bencana banjir dan tanah longsor.
"Tentu dengan perubahan cuaca yang tidak menentu seperti saat ini kita minta masyarakat untuk selalu waspada, jangan sampai lengah pada intinya," katanya i Mataram, Rabu.
Selain kepada masyarakat, dirinya juga berharap pemerintah provinsi termasuk kabupaten dan kota untuk selalu siap siaga menghadapi setiap bencana yang terjadi, khususnya kepada organisasi perangkat daerah (OPD) seperti BPBD, Dinas Sosial dan instansi lainnya untuk menyiapkan langkah antisipasi dan penanganan terjadinya bencana.
"Jangan setelah kejadian baru kota beramai-ramai memikirkan itu. Tapi sejauh ini kami melihat mereka sudah bekerja sesuai tupoksinya," kata Ketua Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemberdayaan Perempuan DPRD NTB itu.
Meski demikian, anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) Lombok Tengah ini berharap bencana seperti banjir, dan tanah longsor tidak terjadi di wilayah itu.
"Kami berharap tidak terjadi bencana banjir, meski sudah ada terjadi. Tetapi mulai dari sekarang khususnya pemerintah daerah untuk sudah selalu siap, seperti persiapan dapur umum, posko untuk pengungsi tapi kita berdoa tidak terjadi," katanya.
Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem akibat fenomena La Nina yang terjadi di wilayah itu.
"Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung serta gelombang pasang," kata Kepala BPBD NTB, Ruslan Abdul Gani.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati melintas di jalan raya karena dikhawatirkan terjadinya pohon tumbang serta tanah longsor, seperti yang terjadi di jalur wisata Senggigi di Kabupaten Lombok Barat dan Malimbu di Kabupaten Lombok Utara pada Ahad (16/10).
"Tentu dengan perubahan cuaca yang tidak menentu seperti saat ini kita minta masyarakat untuk selalu waspada, jangan sampai lengah pada intinya," katanya i Mataram, Rabu.
Selain kepada masyarakat, dirinya juga berharap pemerintah provinsi termasuk kabupaten dan kota untuk selalu siap siaga menghadapi setiap bencana yang terjadi, khususnya kepada organisasi perangkat daerah (OPD) seperti BPBD, Dinas Sosial dan instansi lainnya untuk menyiapkan langkah antisipasi dan penanganan terjadinya bencana.
"Jangan setelah kejadian baru kota beramai-ramai memikirkan itu. Tapi sejauh ini kami melihat mereka sudah bekerja sesuai tupoksinya," kata Ketua Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemberdayaan Perempuan DPRD NTB itu.
Meski demikian, anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) Lombok Tengah ini berharap bencana seperti banjir, dan tanah longsor tidak terjadi di wilayah itu.
"Kami berharap tidak terjadi bencana banjir, meski sudah ada terjadi. Tetapi mulai dari sekarang khususnya pemerintah daerah untuk sudah selalu siap, seperti persiapan dapur umum, posko untuk pengungsi tapi kita berdoa tidak terjadi," katanya.
Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem akibat fenomena La Nina yang terjadi di wilayah itu.
"Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung serta gelombang pasang," kata Kepala BPBD NTB, Ruslan Abdul Gani.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati melintas di jalan raya karena dikhawatirkan terjadinya pohon tumbang serta tanah longsor, seperti yang terjadi di jalur wisata Senggigi di Kabupaten Lombok Barat dan Malimbu di Kabupaten Lombok Utara pada Ahad (16/10).
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kakak mantan Wabup Sumbawa Barat Fakhruddin dilantik jadi anggota DPRD NTB
12 February 2026 20:53 WIB
Gubernur Khofifah minta maaf baru bisa hadir di sidang dana hibah pokir DPRD Jatim
12 February 2026 19:52 WIB
Libatkan legislator, Kasus aspal cair di Kota Bima disebut salah administrasi
11 February 2026 18:36 WIB
Cabai Rp95 Ribu jelang Ramadan, Legislator NTB dorong diversifikasi produksi
11 February 2026 18:06 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pengelolaan sampah Nasional naik ke 24,95 persen, Target 100 persen masih jauh
11 February 2026 17:18 WIB
Sebanyak 1,67 juta orang diprediksi padati Ketapang--Gilimanuk pada Lebaran
11 February 2026 6:40 WIB