Wagub NTB harap BPS melakukan pendekatan persuasif pendataan Regsosek
Jumat, 28 Oktober 2022 8:45 WIB
Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah. (ANTARA/HO-Pemprov NTB)
Mataram (ANTARA) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah berharap petugas Badan Pusat Statistik (BPS) mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat untuk menuntaskan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022.
"Kami berharap agar petugas pendataan Regsosek ini dapat melakukan pendekatan yang persuasif kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa sensus itu tidak mengancam dan tidak perlu ditakuti," kata Sitti dalam keterangan tertulis yang di Mataram, Kamis (28/10).
Dia menjelaskan pendataan Regsosek merupakan upaya Pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal atau satu data. Dengan satu data tersebut, Pemerintah dapat melaksanakan berbagai program secara terintegrasi dan efisien tanpa saling tumpang tindih.
Oleh karena itu, Sitti mengingatkan peningkatan kapasitas pendataan sangat diperlukan, khususnya dari desa ke kabupaten dan kota.
"Kalau data valid kan tinggal buka sistem. Cepat juga kalau ada kebijakan-kebijakan baru dari pusat. Semua data sudah ada di database tinggal dieksekusi," jelasnya.
Sementara itu, Deputi Metodologi dan Informasi Statistik BPS Eng Imam Mahdi menjelaskan Regsosek Tahun 2022 berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai 15 Oktober hingga 14 November 2022. Program registrasi itu merupakan inisiatif Pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat.
"Yang kami data, pertama adalah informasi individu masyarakat, ditanyakan mengenai informasi perumahan, kondisinya seperti apa, kemudian informasi pekerjaan, kondisi kesehatan, keadaan usaha, dan sebagainya; sehingga kita bisa mengetahui kondisi sosial ekonomi seluruh masyarakat Indonesia," kata Imam.
Kepala BPS NTB Wahyudin menambahkan pendataan Regsosek Tahun 2022 akan mewawancarai masyarakat dengan sekitar 60 pertanyaan.
"Umumnya juga petugas pendataan tersebut berada di desa-desa bersangkutan sehingga informasi yang didapatkan akurat," ujar Wahyudin.
"Kami berharap agar petugas pendataan Regsosek ini dapat melakukan pendekatan yang persuasif kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa sensus itu tidak mengancam dan tidak perlu ditakuti," kata Sitti dalam keterangan tertulis yang di Mataram, Kamis (28/10).
Dia menjelaskan pendataan Regsosek merupakan upaya Pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal atau satu data. Dengan satu data tersebut, Pemerintah dapat melaksanakan berbagai program secara terintegrasi dan efisien tanpa saling tumpang tindih.
Oleh karena itu, Sitti mengingatkan peningkatan kapasitas pendataan sangat diperlukan, khususnya dari desa ke kabupaten dan kota.
"Kalau data valid kan tinggal buka sistem. Cepat juga kalau ada kebijakan-kebijakan baru dari pusat. Semua data sudah ada di database tinggal dieksekusi," jelasnya.
Sementara itu, Deputi Metodologi dan Informasi Statistik BPS Eng Imam Mahdi menjelaskan Regsosek Tahun 2022 berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai 15 Oktober hingga 14 November 2022. Program registrasi itu merupakan inisiatif Pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dan pemberdayaan bagi masyarakat.
"Yang kami data, pertama adalah informasi individu masyarakat, ditanyakan mengenai informasi perumahan, kondisinya seperti apa, kemudian informasi pekerjaan, kondisi kesehatan, keadaan usaha, dan sebagainya; sehingga kita bisa mengetahui kondisi sosial ekonomi seluruh masyarakat Indonesia," kata Imam.
Kepala BPS NTB Wahyudin menambahkan pendataan Regsosek Tahun 2022 akan mewawancarai masyarakat dengan sekitar 60 pertanyaan.
"Umumnya juga petugas pendataan tersebut berada di desa-desa bersangkutan sehingga informasi yang didapatkan akurat," ujar Wahyudin.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sistem Regsosek berpotensi hemat anggaran pemerintah sebesar Rp50 triliun
20 June 2024 12:23 WIB, 2024
BPS Lombok Tengah mengimbau warga belum terdata Regsosek 2022 bisa melapor
21 November 2022 16:53 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr, Minggu 15 Februari 2026
15 February 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB