Denpasar (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali mulai melakukan tahapan-tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 dengan bahasan pertama yaitu menentukan maskot Pilkada Bali.

“Kita sudah merancang semua sejak awal untuk membahas maskot pilkada kita, kita akan bentuk tim kecil untuk mengkaji, jadi maskot itu bukan burung, ikan, atau apa (binatang) tapi yang ada makna filosofis dasar-dasar budaya,” kata Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan setelah rapat pleno siang tadi KPU Bali mulai fokus dengan pilkada dengan segera membentuk tim yang terdiri dari 5-7 orang pakar budaya yang akan menggelar lokakarya membahas konsep dari maskot.

“Kemungkinan yang akan kita pakai adalah genta (lonceng besar) seperti lambang Monumen Bajra Sandhi, kita juga minta kepada tim pakar membuat suatu slogan, seperti misalnya Bali Santhi Jagaditha,” ujarnya.

KPU Bali mulai fokus pada Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar November lantaran proses pemilihan presiden dan pemilihan legislatif mereka telah usai, dimana KPU RI telah menetapkan rekapitulasi suara secara nasional untuk Pulau Dewata.

Tak ingin ada yang terlewat, untuk Pilkada Bali Lidartawan dan komisioner lainnya turut merencanakan pembuatan lagu. Lagu ini nantinya akan dibuat dengan filosofi tertentu dan akan digunakan rutin setiap pilkada, tanpa diganti dan menghabiskan anggaran.

“Ya nanti Pak John (komisioner bidang sumber daya manusia) sedang berusaha untuk mencari musisi yang tidak terafiliasi partai atau calon, ini untuk pilgub saja,” kata Lidartawan.

Setelah tahap awal menentukan maskot dan unsur pendukung lainnya, KPU Bali akan memulai proses pilkada dengan sosialisasi persyaratan untuk pencalonan gubernur.

Baca juga: Prabowo-Gibran menang telak di Sulawesi Tenggara
Baca juga: KPU mengesahkan Prabowo-Gibran unggul di Kalimantan Timur

Dengan disahkannya hasil pemilihan legislatif di Bali oleh KPU RI, Lidartawan menyebut semestinya dari sekarang calon kandidat sudah dapat menentukan kendaraannya untuk maju di pemilihan Gubernur Bali November mendatang.

 

Pewarta : Ni Putu Putri Muliantari
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024