Pastikan hewan peliharaan sehat sebelum dititipkan saat libur Lebaran
Sabtu, 6 April 2024 14:50 WIB
Seorang dokter hewan sedang bermain dengan seekor kucing di tempat penitipan hewan PET+VET, Karet Tengsin, Jakarta Pusat pada Jumat (5/4/2024). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
Jakarta (ANTARA) - Dokter hewan lulusan Universitas Brawijaya drh. Nathanya Rizkiani mengingatkan untuk memastikan hewan peliharaan dalam kondisi sehat sebelum dititipkan dalam jangka waktu tertentu di tempat penitipan hewan.
"Kita perhatikan dia itu sehat, nafsu makannya baik, tidak ada muntah atau diare, tidak sedang flu. Kemudian kita perhatikan apakah dia terlihat kurus, khawatirnya ada gejala penyakit yang kita tidak tahu," kata Nathanya saat ditemui di kawasan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Jumat.
Nathanya juga menganjutkan hewan peliharaan juga telah menerima vaksin lengkap serta obat cacing dan kutu agar tidak menularkan penyakit maupun parasit ke hewan peliharaan lainnya.
Kegiatan mudik ke kampung halaman selama beberapa hari membuat hewan peliharaan menjadi luput dari pengawasan dan perhatian pemiliknya.
Baca juga: Ini tips memelihara hewan bagi para pekerja
Oleh karena itu, Nathanya menganjurkan untuk menitipkan hewan peliharaan ke tempat penitipan hewan yang dilengkapi tenaga profesional di bidangnya. Dengan menitipkan ke penitipan hewan, terangnya, kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi dan kondisi kesehatannya terus terpantau sepanjang waktu.
Hewan peliharaan yang ditinggal sendiri di rumah dan hanya diberikan bekal untuk beberapa hari berisiko mengonsumsi makanan yang tidak higienis. Selain itu, kondisi kesehatan dan perilaku peliharaan menjadi tidak terawasi yang berisiko dapat membahayakan dirinya sendiri.
"Kalau kita biarkan makanan yang kita tinggal lama, bisa jadi mungkin makannya melempem, dihinggapi lalat, dan sebagainya. Jadi, kita nggak bisa menjamin kebersihan makanan. Kita juga ga tau minumnya seperti apa," ucap Nathanya.
Baca juga: Jangan memberi nasi kepada kucing, ini alasannya
Saat baru dititipkan, kata Nathanya, hewan peliharaan cenderung merasa cemas dan gelisah karena berpisah dari pemiliknya sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi di lingkungan baru.
"Nanti biasanya lama kelamaan apalagi kalau penitipannya lama biasanya mereka akan beradaptasi sendiri," ucap dia.
Apabila hendak mengajak hewan peliharaan dalam perjalanan mudik, pastikan hewan sudah terbiasa untuk berada di dalam kendaraan terlebih dalam jangka waktu yang panjang.
Pemilik hewan peliharaan diimbau menyiapkan tempat tidur dan tempat buang kotoran yang nyaman untuk peliharaannya. Selain itu, luangkan waktu sejenak untuk membiarkan hewan peliharaan untuk beristirahat atau sekadar berjalan-jalan di luar kendaraan.
"Jadi, jangan full (penuh) di jalanan, sesekali biarkan dulu berjalan walaupun risikonya kita nggak tahu tanah itu bersih atau nggak, tapi, ya setidaknya ada waktu keluar," kata Nathanya.
Baca juga: Kucing peliharaan di Inggris hewan pertama yang positif corona
"Kita perhatikan dia itu sehat, nafsu makannya baik, tidak ada muntah atau diare, tidak sedang flu. Kemudian kita perhatikan apakah dia terlihat kurus, khawatirnya ada gejala penyakit yang kita tidak tahu," kata Nathanya saat ditemui di kawasan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Jumat.
Nathanya juga menganjutkan hewan peliharaan juga telah menerima vaksin lengkap serta obat cacing dan kutu agar tidak menularkan penyakit maupun parasit ke hewan peliharaan lainnya.
Kegiatan mudik ke kampung halaman selama beberapa hari membuat hewan peliharaan menjadi luput dari pengawasan dan perhatian pemiliknya.
Baca juga: Ini tips memelihara hewan bagi para pekerja
Oleh karena itu, Nathanya menganjurkan untuk menitipkan hewan peliharaan ke tempat penitipan hewan yang dilengkapi tenaga profesional di bidangnya. Dengan menitipkan ke penitipan hewan, terangnya, kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi dan kondisi kesehatannya terus terpantau sepanjang waktu.
Hewan peliharaan yang ditinggal sendiri di rumah dan hanya diberikan bekal untuk beberapa hari berisiko mengonsumsi makanan yang tidak higienis. Selain itu, kondisi kesehatan dan perilaku peliharaan menjadi tidak terawasi yang berisiko dapat membahayakan dirinya sendiri.
"Kalau kita biarkan makanan yang kita tinggal lama, bisa jadi mungkin makannya melempem, dihinggapi lalat, dan sebagainya. Jadi, kita nggak bisa menjamin kebersihan makanan. Kita juga ga tau minumnya seperti apa," ucap Nathanya.
Baca juga: Jangan memberi nasi kepada kucing, ini alasannya
Saat baru dititipkan, kata Nathanya, hewan peliharaan cenderung merasa cemas dan gelisah karena berpisah dari pemiliknya sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi di lingkungan baru.
"Nanti biasanya lama kelamaan apalagi kalau penitipannya lama biasanya mereka akan beradaptasi sendiri," ucap dia.
Apabila hendak mengajak hewan peliharaan dalam perjalanan mudik, pastikan hewan sudah terbiasa untuk berada di dalam kendaraan terlebih dalam jangka waktu yang panjang.
Pemilik hewan peliharaan diimbau menyiapkan tempat tidur dan tempat buang kotoran yang nyaman untuk peliharaannya. Selain itu, luangkan waktu sejenak untuk membiarkan hewan peliharaan untuk beristirahat atau sekadar berjalan-jalan di luar kendaraan.
"Jadi, jangan full (penuh) di jalanan, sesekali biarkan dulu berjalan walaupun risikonya kita nggak tahu tanah itu bersih atau nggak, tapi, ya setidaknya ada waktu keluar," kata Nathanya.
Baca juga: Kucing peliharaan di Inggris hewan pertama yang positif corona
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo dan Wakil Perdana Menteri Inggris bertemu bahas kucing peliharaan
22 November 2024 10:35 WIB, 2024
Karantina Balipapan cegah masuk 26 hewan ternak babi tanpa sertifikat
01 December 2022 5:23 WIB, 2022
Gara-gara anjing buang kotoran sembarangan, pria ini tewas dipukul tetangganya
27 July 2021 19:55 WIB, 2021