Kucing peliharaan di Inggris hewan pertama yang positif corona

id Kucing peliharaan,Inggris,hewan pertama yang positif corona

Kucing peliharaan di Inggris hewan pertama yang positif corona

Ilustrasi: Dokter hewan Wendy Jane McCulloch memeriksa Ivy, kucing berusia 8 tahun, di kantor Botanica Inc yang tutup saat ia melakukan kunjungan ke rumah, dengan protol keamanan tambahan pada beberapa minggu terakhir di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Manhattan, New York City, Amerika Serikat, Selasa (31/3/2020). (ANTARA/REUTERS/CAITLIN OCHS/TM)

London (ANTARA) - Otoritas Inggris pada Senin (27/7) mengungkapkan bahwa virus corona jenis baru untuk pertama kalinya terdeteksi pada seekor kucing peliharaan di negara tersebut. 

Infeksi itu dikonfirmasi pekan lalu setelah  tes COVID-19 dilaksanakan di laboratorium Animal and Plant Health Agency (APHA) di Weybridge, menurut pernyataan lembaga-lembaga terkait.

Departemen Lingkungan, Pangan dan Urusan Perdesaan, serta APHA (Lembaga Kesehatan Flora dan Fauna) melalui pernyataan mengemukakan bahwa temuan itu menjadi kasus COVID-19 pertama  ya h terkonfirmasi pada hewan di Inggris.

Namun, "tidak ada bukti yang mengindikasikan bahwa hewan tersebut menularkan penyakit itu ke pemiliknya atau bahwa kucing atau hewan-hewan peliharaan lainnya dapat menularkan virus ke manusia," lanjut pernyataan itu.

Otoritas menyebutkan "bukti menunjukkan bahwa kucing tersebut tertular virus corona dari majikannya, yang sebelumnya terbukti positif COVID-19."

Kucing dan pemiliknya kini sembuh secara sempurna dan hewan lain di rumah tersebut tidak terinfeksi, menurut pernyataan.

Hingga kini, hampir sekitar 45.000 orang di Inggris meninggal akibat virus corona.

Inggris merupakan salah satu negara yang paling parah terdampak pandemi COVID-19, sekaligus mencatat jumlah kematian tertinggi di Eropa.

Sumber: Anadolu



 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar