Kota Bima (ANTARA) - Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, kembali melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bima, di Aula Maja Labo Dahu, Kantor Wali Kota Bima, Senin.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, Sekretaris Daerah Kota Bima, H. Muhammad Fakhrunraji, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli wali kota dan kepala perangkat daerah.
Pelantikan kali ini menyasar, sejumlah jabatan eselon II yang sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas kini resmi dijabat oleh pejabat definitif hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).
Mereka antara lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syahrial Nuryadin, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Ruslan, Kepala BKPSDM Muhammad Mahdum, Kepala Dinas Pertanian Abdul Najir, serta Sekretaris DPRD Kota Bima Ihya Ghajali. Selain itu, turut dilantik tujuh orang pejabat fungsional.
Baca juga: Wali Kota Bima : Jabatan adalah amanah, bukan warisan politik
H. A. Rahman, mengatakan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bagian dari penataan birokrasi dan penguatan kinerja organisasi pemerintahan.
"Pelantikan hari ini adalah peneguhan amanah, penegasan tanggung jawab, dan penguatan komitmen kita semua untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bima," ujarnya.
Ia mengingatkan, bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran, integritas, dan tanggung jawab moral.
"Jabatan dapat menjadi berkah apabila dijalankan dengan niat tulus melayani, namun dapat pula menjadi mudharat apabila disalahgunakan atau dijalankan tanpa etika," katanya.
Baca juga: Wali Kota Bima mutasi 82 pejabat, Sekda digeser ke staf ahli, berikut daftarnya
Ia menegaskan, bahwa setiap kewenangan yang melekat pada jabatan akan dimintai pertanggungjawaban, tidak hanya di hadapan hukum dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Kepada aparatur sipil negara (ASN) yang belum memperoleh kesempatan promosi jabatan, Wali Kota meminta agar tetap menjaga semangat pengabdian dan profesionalisme.
"Jumlah jabatan struktural terbatas, sementara ASN yang memiliki kompetensi dan dedikasi jumlahnya jauh lebih banyak. Belum mendapat kesempatan bukan berarti tidak mampu, melainkan karena pertimbangan organisasi," tandasnya.
Selanjutnya, Wali Kota Bima mengajak seluruh pejabat struktural untuk menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, dan membangun kerja tim yang solid di tengah tantangan pembangunan dan keterbatasan fiskal daerah.
"Kita hanya bisa maju jika bekerja bersama, seirama, dan saling menguatkan," tutupnya.
Baca juga: Wakil Wali Kota Bima pastikan mutasi dan rotasi ASN terjadi
Baca juga: Pj Wali Kota Bima lantik 44 pejabat
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026