Kota Bima (ANTARA) - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung penguatan layanan RSUD Kota Bima, termasuk pemenuhan alat kesehatan (alkes) dan ambulans yang diupayakan dapat direalisasikan pada 2027.

Komitmen tersebut disampaikannya, saat menerima audiensi Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Bima memaparkan perkembangan pembangunan gedung utama RSUD Kota Bima yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan, serta rencana pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan guna menunjang operasional rumah sakit.

"Kementerian Kesehatan akan mendukung pemenuhan standar sarana dan prasarana medis, termasuk alat kesehatan yang dibutuhkan. Untuk alkes dan ambulans, diupayakan bisa diwujudkan pada 2027," ujar Budi.

Baca juga: RSUD Kota Bima kekurangan dokter spesialis kandungan

Ia juga mendorong, Pemerintah Kota Bima menyesuaikan kapasitas tempat tidur dengan rasio jumlah penduduk melalui penambahan ruang rawat inap. Selain itu, pemenuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, diminta menjadi prioritas dengan mengoptimalkan putra-putri daerah.

Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan terhadap peningkatan fasilitas layanan kesehatan di daerahnya.

"Pembangunan RSUD ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang untuk menjamin keselamatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Bima dan sekitarnya," katanya.

Ia menjelaskan, RSUD Kota Bima dirancang berkapasitas 100 tempat tidur dan dibangun melalui skema pembiayaan tahun jamak (multi years). Selain bersumber dari DAK, pembangunan juga mendapat dukungan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Kota Bima sebagai bentuk komitmen daerah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas.

Baca juga: Ibu Hamil di Kota Bima alami keguguran akibat dokter kandungan cuti

Secara fisik, pembangunan gedung utama RSUD telah rampung pada 26 Desember 2025 dan kini memasuki tahap akhir pengerjaan, meliputi pekerjaan finishing serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Masa kontrak pekerjaan berlangsung hingga Juli 2026.

Proses pemindahan peralatan medis dan persiapan operasional dijadwalkan pada Juli-Agustus 2026. Peresmian RSUD Kota Bima direncanakan pada Agustus 2026 setelah seluruh tahapan pembangunan, termasuk gedung rawat inap, tuntas sepenuhnya.

Sebelumnya, pada 27 Februari 2026, Menkes telah meninjau langsung pembangunan RSUD Kota Bima untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum operasional penuh rumah sakit tersebut.

 



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026