Pemkot Kupang minta hewan peliharaan dikandangkan antisipasi rabies

id NTT,rabies,vaksin anti rabies,Kandangkan hewan peliharaan

Pemkot Kupang minta hewan peliharaan dikandangkan antisipasi rabies

Penjabat Wali Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur George Melkianus Hadjoh (ANTARA/Benny Jahang)

Kupang (ANTARA) - Penjabat Wali Kota Kupang George Melkianus Hadjoh meminta masyarakat setempat untuk kandangkan hewan peliharaan seperti anjing guna mengantisipasi terjadinya penularan penyakit rabies di Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Kami berharap warga Kota Kupang untuk mengandangkan hewan peliharaan terutama hewan penular rabies (HPR), sehingga bisa meminimalisasi terjadinya penularan penyakit rabies di Kota Kupang," kata George Melkianus Hadjoh di Kupang, Senin.

George Melkianus Hadjoh mengatakan hal itu terkait antisipasi dilakukan pemerintah Kota Kupang terhadap potensi penularan rabies di daerah tersebut. Menurut dia, upaya pencegahan terhadap penularan penyakit rabies terus dilakukan pemerintah melalui pembentukan posko waspada rabies yang sebelumnya sudah dibentuk untuk mengawasi lalulintas hewan penular rabies dari luar Kota Kupang, terutama dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang sudah menjadi daerah wabah rabies.

Selain itu, kata dia, melakukan percepatan vaksinasi anti rabies bagi hewan penular rabies (HPR) di masyarakat seperti anjing, kera dan kucing untuk di vaksin anti rabies. Dia menegaskan, hewan peliharaan seperti anjing agar segera dikandangkan untuk meminimalisasi adanya kasus gigitan.

Ia mengatakan, Kota Kupang telah menerima bantuan 5.000 vaksin anti rabies dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur guna membantu pemerintah Kota Kupang dalam melakukan upaya pencegahan terjadinya penularan rabies.

Baca juga: Sukabumi Jabar tangani 73 kasus gigitan hewan penular rabies
Baca juga: Rejang Lebong tangani 75 kasus gigitan hewan penular rabies


"Kami mendorong warga Kota Kupang yang memiliki anjing peliharaan untuk divaksin karena stok vaksin anti rabies yang ada saat ini sudah banyak dan pelayanan vaksin dilakukan di setiap kelurahan," kata George Melkianus Hadjoh.