Mataram (ANTARA) - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nusa Tenggara Barat menyayangkan tragedi tambang emas ilegal di kawasan Gunung Kongbawi, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya setelah tiga penambang terjatuh akibat lubang tambang ambruk.
"Kita menyayangkan peristiwa itu terjadi. Apalagi ada korban di situ," kata Direktur Walhi NTB, Amri Nuryadin di Mataram, Rabu.
Ia menilai tragedi itu terjadi karena ketidakmampuan pemerintah daerah memberikan solusi ekonomi bagi masyarakat, sehingga masyarakat melakukan aktivitas merusak lingkungan melalui kegiatan tambang ilegal.
"Kalau sudah begini, berarti penegak hukum tidak ada di situ sehingga wilayah itu dijadikan areal pertambangan oleh rakyat, padahal itu berdampak pada lingkungan dan masyarakat," tegas Amri.
Menurut dia sudah saatnya pemerintah melalui penegak hukum melakukan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal.
"Tentunya di wilayah ini dilakukan pemulihan. Karena yang kita lihat seolah-olah ada pembiaran. Karenanya harus ada penjagaan dan pengawasan terhadap tambang," ucapnya.
Baca juga: Polisi tutup tambang emas ilegal di Gunung Kongbawi Lombok Tengah
Amri menambahkan, kalau pun sudah ada langkah tegas oleh aparat, diperlukan juga langkah lain untuk mengatasi hal tersebut, melalui penutupan permanen kawasan lingkar tambang, termasuk penyiagaan personel di lokasi tambang sehingga masyarakat tidak kembali melakukan penambangan.
"Kalau dia sudah di pasang plang, ya harus juga dijaga," katanya.
Sebelumnya Polres Lombok Tengah menutup aktivitas galian tambang emas ilegal di kawasan Gunung Kongbawi di Desa Serage setelah tiga penambang terjatuh akibat lubang yang ambruk.
"Penutupan dilakukan menyusul ambruk-nya lubang galian yang mengakibatkan tiga orang penambang mengalami luka-luka, bahkan salah satunya mengalami patah kaki, sehingga harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," kata Kapolsek Praya Barat Daya Polres Lombok Tengah Ipda Aswina di Lombok Tengah, Selasa (13/1).
Baca juga: Polres Lombok Tengah mengamankan 24 penambang emas ilegal dekat Mandalika
Baca juga: Polres Lombok Tengah tolak tambang emas ilegal di dekat Mandalika
Baca juga: Tambang emas ilegal dekat Mandalika Lombok ditutup
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026