Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera melakukan transformasi terhadap keberadaan Mataram Craft Center (MCC) menjadi pusat ekonomi kreatif yang lebih inklusif dan hidup.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Rabu, mengatakan inovasi utama yang dilakukan dengan membuka akses MCC bagi berbagai jenis industri.
"Jadi di MCC tidak lagi hanya terbatas untuk gerai kerajinan mutiara, melainkan juga untuk kuliner dan kriya lainnya," katanya.
Area halaman MCC, lanjutnya, difokuskan menjadi zona kuliner untuk menarik masyarakat berbelanja, dengan menggunakan stan-stan kuliner.
Langkah itu, katanya, menjadi upaya pemerintah untuk menghidupkan kawasan MCC yang sebelumnya terkesan sepi sehingga dengan jumlah toko yang terbatas.
Baca juga: Bazar Mataram food and craft center beri ruang pelaku UMKM
Karena itu, pemerintah daerah setempat mulai berbenah melalui berbagai inovasi agar kawasan tersebut bisa hidup untuk berbagai aktivitas ekonomi pelaku UMKM.
Selain itu, ia mengatakan program tersebut menjadi bagian dari program besar Pemerintah Kota Mataram dalam membentuk 5.000 wirausaha baru pada tahun 2030.
"Untuk itu, kami menjamin kemudahan legalitas dan bantuan alat bagi pelaku usaha yang ingin bergabung dalam program inovasi MCC," katanya.
Sementara itu, untuk menyambut inovasi Pemerintah Kota Mataram, ia mengatakan para pelaku usaha yang tergabung dalam Koperasi UMKM MCC telah mulai mengaktifkan kawasan tersebut setiap sore hingga malam hari.
Baca juga: Mataram craft center akan dialihfungsikan
Ketua Koperasi UMKM MCC Indriani Devi mengatakan mereka membangun Mataram Food Craft Center (MFCC) sebagai magnet baru di lokasi tersebut.
Saat ini ada sekitar 30 UMKM yang bergabung, namun 12 UMKM yang aktif membuka stan di area luar dan lainnya menggunakan skema titip produk. Zona kuliner MCC beroperasi setiap Selasa hingga Minggu, mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WITA.
Dengan dukungan legalitas dari pemerintah dan semangat mandiri para pelaku usaha, kawasan MCC diharapkan tidak lagi sepi dan mampu menjadi pusat perputaran ekonomi baru di Kota Mataram.
"Kami optimis jumlah anggota kami akan terus bertambah seiring dengan penataan kawasan," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026