Lombok Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melaksanakan rapat koordinasi penguatan pengumpulan Baznas dalam rangka meningkatkan tata kelola zakat di daerah setempat.
"Rakor ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan langkah dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan dana umat demi kesejahteraan masyarakat" kata Bupati Lombok Utara Dr Najmul Akhyar di Lombok Utara, Selasa.
Ia menyampaikan terima kasih kepada kawan-kawan Baznas yang telah menyelenggarakan acara pada hari ini dan apresiasi kepada kawan-kawan kepala desa serta ketua unit pengumpulan zakat (UPZ) di masing-masing desa atas kehadirannya.
"Rakor pada hari ini akan menjadi panduan kita ke depan dan sama-sama mengevaluasi apa yang menjadi program yang sudah dilakukan, termasuk di dalamnya adalah zakat," katanya.
Baca juga: YBM PLN NTB mengembangkan potensi ekonomi warga dengan zakat
Ia mengatakan salah satu cara para pendahulu, para pemimpin, para amil yang menolong masyarakatnya ialah dengan mengaktifkan Baitul ma'al maupun zakat.
"Di tahun kemarin, sekitar Rp4,2 miliar terkumpul zakat," katanya.
Ia berharap kepada Baznas Lombok Utara bisa merencanakan lebih dari pada itu, karena potensi Rp4,2 miliar ini masih jauh dibandingkan dengan potensi yang sesungguhnya.
"Berdasarkan kajian, di Lombok Utara potensi zakat mencapai sekitar Rp109 miliar per tahun," katanya.
Baca juga: Bupati Najmul Akhyar melantik pengurus Baznas KLU periode 2020-2025
Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Utara Slamet Riadi menyampaikan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang berkenan hadir pada kesempatan hari ini.
"Potensi zakat kita menurut pemetaan dari Baznas pusat, bahwa Lombok Utara potensi zakat sekitar Rp109 miliar, dari desa, dari zakat pertanian dan peternakan. Ini merupakan potensi yang luar biasa terutama kepada UPZ desa maupun kepala desa," katanya.
Tujuan kegiatan ini diharapkan dapat bersama-sama membedah zakat yang potensinya cukup besar, karena mulai dari tahun ini, pihaknya bersama kepala desa sudah bersosialisasi terkait dengan potensi-potensi zakat kita.
"Kepada Ketua UPZ untuk kita sama-sama bergerak di desa tempat kita. Potensi zakat kita luar biasa," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026