PAN klaim NTB masih basis Prabowo
Kamis, 27 Desember 2018 23:28 WIB
PAN (1) (1/)
Mataram (Antaranews NTB) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat mengklaim provinsi itu masih menjadi basis suara calon presiden Prabowo Subianto yang kini berpasangan dengan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden.
"Meskipun Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi telah resmi bergabung dengan Partai Golkar dan menjadi bagian pendukung pasangan Jomowi-Ma`ruf Amin, namun NTB tetap menjadi basis suara untuk Prabowo," kata Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar di Mataram, Kamis.
Ia menilai bergabungnya TGB ke Golkar tidak akan ada dampaknya terhadap suara Prabowo-Sandi di NTB, bahkan justru menambah simpati orang untuk tidak memilih pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin.
"Silakan orang berpendapat apa saja. Tapi nanti kita buktikan hasilnya," tegas Muazzim Akbar.
Menurutnya, selama ini NTB dikenal sebagai basis suara Prabowo. Ini terbukti pada Pilpres 2014, saat Prabowo Subianto berpasangan dengan Hatta Radjasa, suara pasangan itu mencapai 72,6 persen.
"Sampai sekarang kita masih yakin Prabowo-Sandi menang di NTB, apalagi pascagempa masyarakat semakin tidak percaya kepada pemerintah, karena memang apa yang dijanjikan hingga sekarang belum ada yang terealisasi," ucapnya.
Karena itu, Muazzim optimistis meski saat ini TGB bergabung ke Partai Golkar dan menjadi bagian dari pendukung Jokowi-Ma`ruf Amin, tidak akan membuat suara Prabowo-Sandi jeblok. Sebab, lanjutnya, berdasarkan survei internal Prabowo - Sandi menang di sejumlah daerah, seperti di Sumatera, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, termasuk NTB.
"Kalau Jawa Timur kita 50-50, Jawa Tengah oke kita kalah karena basis Jokowi. Tapi kalau kita sudah menang di beberapa provinsi besar, mau dicurangi seperti apa saja kita tetap menang," katanya.
"Meskipun Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi telah resmi bergabung dengan Partai Golkar dan menjadi bagian pendukung pasangan Jomowi-Ma`ruf Amin, namun NTB tetap menjadi basis suara untuk Prabowo," kata Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar di Mataram, Kamis.
Ia menilai bergabungnya TGB ke Golkar tidak akan ada dampaknya terhadap suara Prabowo-Sandi di NTB, bahkan justru menambah simpati orang untuk tidak memilih pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin.
"Silakan orang berpendapat apa saja. Tapi nanti kita buktikan hasilnya," tegas Muazzim Akbar.
Menurutnya, selama ini NTB dikenal sebagai basis suara Prabowo. Ini terbukti pada Pilpres 2014, saat Prabowo Subianto berpasangan dengan Hatta Radjasa, suara pasangan itu mencapai 72,6 persen.
"Sampai sekarang kita masih yakin Prabowo-Sandi menang di NTB, apalagi pascagempa masyarakat semakin tidak percaya kepada pemerintah, karena memang apa yang dijanjikan hingga sekarang belum ada yang terealisasi," ucapnya.
Karena itu, Muazzim optimistis meski saat ini TGB bergabung ke Partai Golkar dan menjadi bagian dari pendukung Jokowi-Ma`ruf Amin, tidak akan membuat suara Prabowo-Sandi jeblok. Sebab, lanjutnya, berdasarkan survei internal Prabowo - Sandi menang di sejumlah daerah, seperti di Sumatera, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, termasuk NTB.
"Kalau Jawa Timur kita 50-50, Jawa Tengah oke kita kalah karena basis Jokowi. Tapi kalau kita sudah menang di beberapa provinsi besar, mau dicurangi seperti apa saja kita tetap menang," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo menyebut dipesan tak boleh joget karena dinilai tak pantas
19 September 2026 6:25 WIB
Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono Gerindra masuk radar PAN untuk cagub
12 July 2024 5:15 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024