Khofifah canangkan "One Pesantren One Program"
Rabu, 9 Januari 2019 6:07 WIB
Khofifah Indar Parawansa (ANTARA /Galih Pradipta)
Surabaya (Antaranews NTB) - Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019 - 2024 Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya Emil Elestianto Dardak mencanangkan "One Pesantren, One Program" sebagai salah satu prioritas di 100 hari pertama program kerjanya.
KH Zahrul Azhar Asad yang semasa Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) 2018 menjabat sebagai juru bicara pasangan Khofifah-Emil, kepada wartawan di Surabaya, Rabu, menjelaskan mayoritas masyarakat Jawa Timur adalah santri.
"Ibu Khofifah dan Mas Emil meyakini untuk menyejahterakan masyarakat Jawa Timur maka harus dimulai dengan mendorong kesejahteraan para santrinya," katanya.
Untuk itulah Khofifah-Emil mencanangkan "One Pesantren, One Program" sebagai prioritas di 100 hari pertama kerjanya saat nanti resmi memimpin Provinsi Jawa Timur.
"Ini program untuk kaum santri agar mandiri dan menjadi pribadi yang kreatif," ujarnya.
Gus Hans, sapaan akrabnya, memaparkan, sebagai mayoritas masyarakat Jawa Timur, kaum santri melalui program ini akan didorong untuk menghasilkan produk-produk andalan di bidang apapun.
"One Pesantren, One Program ini juga termasuk memetakan pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan oleh para santri," ucapnya.
Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Jawa Timur, itu berharap kepemimpinan Khofifah-Emil selama periode lima tahun ke depan mendapat dukungan dari segenap lapisan masyarakat Jatim.
Khofifah-Emil dijadwalkan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019 - 2024 oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta setelah bulan Februari mendatang.
"Kepercayaan dan dukungan dari segenap lapisan masyarakat sangat penting bagi Ibu Khofifah dan Mas Emil demi kelancaran dalam melaksanakan tugas-tugasnya selama memimpin Provinsi Jawa Timur periode 2019 - 2024," ujar Gus Hans.
KH Zahrul Azhar Asad yang semasa Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) 2018 menjabat sebagai juru bicara pasangan Khofifah-Emil, kepada wartawan di Surabaya, Rabu, menjelaskan mayoritas masyarakat Jawa Timur adalah santri.
"Ibu Khofifah dan Mas Emil meyakini untuk menyejahterakan masyarakat Jawa Timur maka harus dimulai dengan mendorong kesejahteraan para santrinya," katanya.
Untuk itulah Khofifah-Emil mencanangkan "One Pesantren, One Program" sebagai prioritas di 100 hari pertama kerjanya saat nanti resmi memimpin Provinsi Jawa Timur.
"Ini program untuk kaum santri agar mandiri dan menjadi pribadi yang kreatif," ujarnya.
Gus Hans, sapaan akrabnya, memaparkan, sebagai mayoritas masyarakat Jawa Timur, kaum santri melalui program ini akan didorong untuk menghasilkan produk-produk andalan di bidang apapun.
"One Pesantren, One Program ini juga termasuk memetakan pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan oleh para santri," ucapnya.
Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Jawa Timur, itu berharap kepemimpinan Khofifah-Emil selama periode lima tahun ke depan mendapat dukungan dari segenap lapisan masyarakat Jatim.
Khofifah-Emil dijadwalkan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019 - 2024 oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta setelah bulan Februari mendatang.
"Kepercayaan dan dukungan dari segenap lapisan masyarakat sangat penting bagi Ibu Khofifah dan Mas Emil demi kelancaran dalam melaksanakan tugas-tugasnya selama memimpin Provinsi Jawa Timur periode 2019 - 2024," ujar Gus Hans.
Pewarta : Slamet Agus Sudarmojo dan Hanif
Editor : Nirkomala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Khofifah minta maaf baru bisa hadir di sidang dana hibah pokir DPRD Jatim
12 February 2026 19:52 WIB
Kamis besok, KPK panggil Gubernur Khofifah jadi saksi kasus dana hibah Jatim
04 February 2026 10:59 WIB
Gubernur Jatim anugerahkan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada Dirut LKBN ANTARA
12 October 2025 16:40 WIB
Jatim baik-baik Saja, Senator Lia Istifhama blak-blakan puji Gubernur Khofifah
21 August 2025 22:04 WIB, 2025
Usulan Gubernur Jatim tambah kapal di Ketapang-Gilimanuk, Gapasdap: Perlu kajian yang tepat
28 July 2025 16:02 WIB, 2025
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
PT STM mendukung penyediaan alat praktikum geologi Fakultas Teknik UMMAT
28 September 2026 22:26 WIB
Unram dampingi guru MA Bustanul Wa'izin kuasai pembelajaran berbasis proyek
18 September 2026 21:23 WIB
Akademisi Unram Inisiasi Gerakan Anti-Bullying Berbasis Peer Support di SMAN 2 Jonggat
18 September 2026 21:03 WIB
Wagub Dinda hadiri HUT Yafama NW, kobarkan semangan perjuangan dan pendidikan
26 August 2026 11:25 WIB
Prof Ari Purbayanto kembali pimpin API, susunan pengurus 2026-2031 dideklarasikan
08 August 2026 23:59 WIB
Dispar NTB: tren kunjungan wisata Mandalika terus meningkat berkat penyelenggaraan event
30 July 2026 14:07 WIB