Dompu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Dompu prihatin dengan adanya kenakalan remaja di wilayah setempat sehingga program penanganan kenakalan anak remaja menjadi prioritas.

"Penanganan kenakalan anak remaja menjadi penting dilakukan dan dalam pelaksanaannya dibutuhkan sinergisitas dari semua pihak," kata Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, dalam arahannya pada rapat evaluasi Tim Tanggap Darurat Penanganan dan Pencegahan Kenakalan Anak Remaja yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa.

Dikatakannya, anak remaja adalah bagian dari generasi muda bangsa dan menjadi penting dilakukan upaya pencegahan bersama oleh semua pihak sesuai tugas dan fungsi masing-masing saat muncul kasus kenakalan anak remaja di tengah kehidupan masyarakat.

"Guna menghadirkan generasi muda bangsa yang tangguh dan unggul sudah pasti semua pihak bersama pemerintah daerah harus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan anak dan remaja," katanya.

Baca juga: Tebas mobil yang melintas di Dompu, 3 remaja diamankan tengah pesta miras

Wabup berharap, semua pihak harus menyatukan langkah membangun sinergi untuk berbuat kebaikan dalam mencegah dan menanggulangi kasus kenakalan anak remaja yang di beberapa bulan terakhir menjadi perhatian semua pihak disebabkan adanya korban jiwa dari kasus ini.

"Mari bersama membangun sinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan anak dan remaja di tengah kehidupan masyarakat," ajaknya.

H. Syahrul Parsan menambahkan, rapat evaluasi dimaksud dilaksanakan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan tim yang dibentuk sebelumnya dalam kegiatan penanganan kenakalan anak dan remaja di Kabupaten Dompu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Muttakun memberikan semangat kepada Wabup bersama jajarannya untuk terus menghadirkan kebijakan yang  berdampak baik bagi masyarakat.

"Kebijakan yang dibuat selain menjadi ladang amal juga membuat masyarakat selalu mengenangnya ketika nanti tidak lagi menjabat sebagai Bupati atau Wakil Bupati," ucapnya.

Baca juga: Tabrakan motor vs mobil di Dompu, seorang remaja meninggal dunia

Menurutnya, kebijakan pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dengan pasti akan membuat setiap orang di 'Bumi Nggahi Rawi Pahu' ini mengenangnya walaupun bapak dan Ibu tidak lagi menjadi pejabat.

"Saat menjadi pejabat publik mari gunakan kesempatan yang baik itu untuk membuat kebijakan-kebijakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Gatot Gunawan Perantauan Putra, setelah merangkum dari masukan, usul dan saran dari semua unsur yang yang hadir di rapat yang berlangsung memberikan uraian penanganan dan pencegahan kenakalan anak remaja akan terus dilakukan.

"Setelah mendengar arahan, masukan dan usulan dari Wabup, Ketua DPRD, dan semua pihak yang hadir di rapat evaluasi ini kegiatan penanganan dan pencegahan kenakalan anak dan remaja akan terus dilaksanakan dengan melakukan beberapa perbaikan atau penambahan atas kekurangan atau kelemahan di kegiatan sebelumnya," tutupnya.

Baca juga: Asyik pesta miras saat bulan puasa, enam remaja di Dompu digulung Polisi

Dan terakhir, semua pihak menyatakan akan menghadirkan semangat bersama untuk anak bangsa yang unggul dan tangguh kedepannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dandim 1614/Dompu, Letkol Kav Rian Oktiya Virajati, Kapolres Dompu diwakili Kabag OPS Polres, Kepala Kejaksaan Dompu diwakili Kasi Intel, Pimpinan OPD, Camat Dompu dan Woja serta Anggota Tim Tanggap Darurat Kenakalan Anak Remaja Kabupaten Dompu.

Baca juga: Tak terima dinasihati ayahnya, remaja di Dompu bakar rumah sendiri
Baca juga: Tekan Kriminalitas, Polres Dompu bentuk Remaja Bhayangkara Club


Pewarta : Ady Ardiansah
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2025