Bima (ANTARA) - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, berakhir dengan penyelamatan dramatis setelah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Rabu.

"Korban bernama Abdullah (56), warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, sebelumnya dilaporkan pergi memancing seorang diri menggunakan perahu pada Selasa (6/1) sekitar pukul 05.00 WITA. Namun hingga Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WITA, korban belum kembali sehingga keluarga dan masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang," ungkap Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima M. Darwis, 

Ia mengatakan, pihaknya segera mengerahkan tim SAR gabungan setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Kami langsung memberangkatkan tim rescue dari Pos SAR Bima menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan penyisiran di titik koordinat terakhir korban dilaporkan hilang serta wilayah perairan di sekitarnya," kata Darwis.

Baca juga: Kampung modern untuk nelayan bakal dibangun di Sape Bima

Setelah melakukan pencarian intensif selama beberapa jam, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban pada pukul 12.40 WITA. Abdullah ditemukan terdampar di pesisir Pantai Bonto, Kecamatan Asakota, Kota Bima, atau sekitar 2,8 Nautical Mile (NM) ke arah tenggara dari lokasi awal kejadian.

"Saat ditemukan, korban dalam kondisi selamat namun mengalami sakit dan lemas akibat terombang-ambing di laut selama hampir satu hari," paparnya.

Baca juga: Tim SAR Mataram menghentikan pencarian nelayan asal Bima yang tenggelam

Darwis menyebutkan, keberhasilan operasi SAR tersebut merupakan hasil sinergi berbagai unsur, antara lain Pos SAR Bima, Polairud Kota Bima, Polairud Kabupaten Bima, SAR Sabhara Polres Kabupaten Bima, Tagana Kota Bima, KPLP Bima, TSBK, potensi SAR, serta masyarakat dan nelayan setempat.

"Korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Kota Bima untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” tutupnya


Pewarta : Ady Ardiansah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026