Kutai Barat (ANTARA) - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin berpesan agar prajurit TNI memiliki minat yang tinggi untuk belajar bahasa Inggris agar siap menjalani penugasan di luar negeri.

"Kamu bisa berlatih di dalam negeri dan kamu bisa berlatih di luar negeri. Oleh karena itu, sekarang sudah ada program untuk pembinaan bahasa Inggris. Saya minta kalian tercipta suatu kemauan untuk belajar bahasa Inggris," kata Sjafrie Sjamsoeddin di Yonif TP 827/Mahakam Cakti Yudha (MCY) di Kutai Barat, Kalimantan Timur, Selasa.

Menurut dia, dengan penguasaan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, prajurit TNI bisa menjalin hubungan dengan militer negara lain untuk memperluas wawasan dan menampilkan sosok TNI sejati.

"Supaya kamu bisa ikut aktif dalam suatu hubungan militer di lingkungan internasional. Kamu tidak boleh jago kandang. Tapi kamu harus keluar untuk menunjukkan bahwa kamu adalah Tentara Nasional Indonesia," kata Sjafrie Sjamsoeddin.

Menhan juga berpesan agar semangat merah putih selalu terpatri di hati sanubari setiap prajurit.

Baca juga: Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie metemui Presiden Erdogan

"Kalian semua berasal dari beragam suku, beragam agama, beragam etnis, akan tetapi pada saat kalian duduk di sini dan berlatih, kamu mengabdi sebagai prajurit," kata Sjafrie Sjamsoeddin.

"Tidak ada lagi perbedaan satu sama lain. Yang ada adalah prajurit Tentara Nasional Indonesia yang mempunyai jiwa Bhinneka Tunggal Ika. Kita boleh beragam, tapi kita punya satu, yaitu Tentara Nasional Indonesia. Tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional," tandasnya. 

Baca juga: Kemlu mematangkan persiapan jelang dialog "2+2" Indonesia-Turki

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Komandan Brigif Teritorial Pembangunan 85/Benuo Taka Cakti Kolonel Infanteri Alzaki, Komandan Yonif TP 827/MCY Letkol Inf Syarifuddin Sinaga, dan sejumlah pejabat TNI lainnya.


Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026