Bima (ANTARA) - Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB memberikan apresiasi atas kesiapan Posyandu Kalende Indah, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, yang dinilai memiliki kolaborasi kuat antara kader, pemerintah desa, TP-PKK, dan masyarakat dalam menghadapi penilaian tahun 2025.
"Kami melihat kesiapan yang sangat baik dari Posyandu Kalende Indah. Kolaborasi antara kader, pemerintah desa, TP-PKK, dan masyarakat merupakan indikator kuat menuju Posyandu yang aktif, mandiri, dan berkelanjutan," kata Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono saat menilai Posyandu Kalende, Rabu.
Teguh mengungkapkan, bahwa penilaian tahun 2025 berfokus pada lima aspek utama yakni administrasi Posyandu, kualitas pelayanan kesehatan, inovasi kegiatan, sarana prasarana pendukung, dan tingkat partisipasi masyarakat.
Baca juga: Pemkot Bima sambut tim penilai posyandu NTB 2025
Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Fatahullah, menyampaikan apresiasi atas digelarnya penilaian tersebut. Ia menilai, lomba Posyandu merupakan instrumen strategis untuk mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis masyarakat.
"Kegiatan penilaian ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kapasitas Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Bima yang sehat, mandiri, dan sejahtera," ujarnya.
Fatahullah menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan standar pelayanan Posyandu sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar masyarakat di sektor kesehatan.
"Pemerintah Kabupaten Bima terus memastikan Posyandu tetap aktif dan mandiri dalam memberikan layanan kepada masyarakat," katanya.
Baca juga: Kota Bima perkuat peran posyandu lewat gerakan BISA
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung kesehatan ibu dan balita serta pembinaan keluarga di tingkat desa.
Ia mengapresiasi, dedikasi para kader yang dinilainya telah memberikan pelayanan dengan penuh tanggung jawab.
"Posyandu Kalende Indah diharapkan menjadi teladan bagi Posyandu lainnya di Kabupaten Bima. Sinergi antara kader, pemerintah desa, TP-PKK, dan masyarakat merupakan elemen kunci keberhasilan program kesehatan keluarga," ujarnya.
Setelah sesi penyambutan, tim penilai melakukan peninjauan lapangan meliputi observasi sarana dan prasarana Posyandu, pemeriksaan administrasi, serta pengamatan langsung terhadap sejumlah layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, termasuk pelayanan ibu dan balita serta kegiatan inovatif lainnya.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026