"Jamaah Kloter 10 Embarkasi Lombok yang diberangkatkan ke Madiah pada Senin (4/5-2026), kini sedang melaksanakan ibadah arbain atau salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama delapan hari,"

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, sebanyak 789 calon haji asal Kota Mataram musim haji 1447 Hijriah/2026, saat ini sudah berada di Tanah Suci.

Asisten I Setda Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Selasa, mengatakan, untuk 393 calon haji yang masuk kelompok terbang (Kloter) 5 saat ini sudah menuju ke Tanah Suci Makkah, sedangkan 393 calon haji kloter 10, masih berada di Tanah Suci Madinah. 

"Jamaah Kloter 10 Embarkasi Lombok yang diberangkatkan ke Madiah pada Senin (4/5-2026), kini sedang melaksanakan ibadah arbain atau salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama delapan hari," katanya.

Ia mengatakan, dua kloter calon haji asal Kota Mataram yang sudah berada di Tanah Suci tersebut, merupakan kloter utuh Kota Mataram, Embarkasi Lombok.

Sementara informasi dari para petugas kloter, kondisi semua jamaah calon haji saat ini dalam kondisi sehat walafiat, termasuk puluhan calon haji yang menggunakan kursi roda dan kalangan lanjut usia yang masuk kategori risiko tinggi.

"Alhamdulillah, para petugas aktif memberikan pendampingan terhadap jamaah-jamaah yang berisiko tinggi," katanya. 

Selain itu, petugas juga terus mengingatkan dan mengimbau jamaah agar waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. Berdasarkan laporan terbaru, suhu udara di Madinah saat ini terpantau telah melampaui 40 derajat celsius.

Oleh karena itu, kewaspadaan cuaca harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jamaah maupun keluarga yang mendampingi, serta para petugas. 

"Kami meminta jamaah dan keluarga untuk saling mengingatkan agar memperhatikan kondisi fisik di tengah cuaca panas," katanya. 

Hingga saat ini, lanjut Martawang, informasi dari petugas perkembangan jamaah haji asal Mataram dilaporkan berjalan lancar dan belum ada hal-hal dan kondisi yang mengkhawatirkan.

"Kam terhadap para petugas haji tetap sigap, sabar, dan santun dalam mengakomodasi serta menjawab setiap pertanyaan dari jamaah, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan ke luar negeri atau memiliki keterbatasan informasi," katanya.

Lebih jauh Martawang mengatakan, setelah dua kloter utuh jamaah calon haji asal Kota Mataram, Pemerintah Kota Mataram kembali akan melepas tiga orang calon haji yang masuk daftar cadangan namun dapat kuota berangkat, untuk bergabung dengan jamaah dari Kota Bima, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Lombok Timur pada Kloter 13 Embarkasi Lombok. 

Tiga calon haji itu akan berangkat ke Tanah Suci pada Tanggal 7 Mei 2026, dan terakhir sebanyak 33 calon haji asal Kota Mataram dijadwalkan masuk asrama haji pada 9 Mei 2026, dan diterbangkan ke Makkah pada tanggal 10 Mei 2026.

Sebanyak 33 calon haji tersebut masuk dalam kloter 15, bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Lombok Barat.

"Sebanyak 33 calon haji asal Kota Mataram itu, menjadi jamaah terakhir yang akan dilepas Pemerintah Kota Mataram pada musim haji 2026," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026