Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan pemetaan (mapping) menyeluruh terhadap sebaran 399 pangkalan elpiji 3 kilogram di kota itu, sebagai langkah antisipasi kelangkaan.
Asisten II Setda Kota Mataram H Miftahurrahman di Mataram, Kamis, mengatakan langkah tersebut menjadi respons atas laporan dinamika di lapangan terkait ketersediaan gas subsidi di tingkat rumah tangga.
"Hasil pemantauan tim kami, terdapat ketimpangan akses di mana gas tersedia di pangkalan namun terkadang sulit ditemukan oleh masyarakat di tingkat pengecer atau rumah tangga," katanya.
Hal itu disampaikan, usai melakukan rapat dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Mataram, yang baru saja turun memantau kondisi elpiji di sejumlah pangkalan.
Terkait dengan itu, lanjutnya, pemerintah kota akan memetakan sebanyak 399 pangkalan yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Mataram, guna dilakukan evaluasi pangkalan yang lokasinya saling berdekatan atau bahkan berhimpitan untuk melihat efektivitas distribusi dan aliran elpiji subsidi tersebut.
Selain itu, memastikan jumlah pasokan yang diterima setiap pangkalan, yang saat ini bervariasi antara 100 hingga 200 tabung per pangkalan yang dikirim per dua hingga tiga kali seminggu.
Baca juga: Polda NTB pantau distribusi elpiji subsidi di tengah isu kelangkaan
"Saat pemetaan kami, juga akan mendata lebih detail siapa saja masyarakat yang dilayani pangkalan untuk menghindari adanya pembeli dari luar wilayah," katanya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Mataram juga mengidentifikasi adanya peningkatan permintaan yang signifikan akibat beberapa faktor momen hari besar salah satunya musim haji sehingga penggunaan elpiji saat musim ibadah haji dan berbagai acara keagamaan mengalami peningkatan.
Miftah juga menyebut, potensi kelangkaan elpiji subsidi dipicu adanya isu kenaikan harga sehingga memicu perilaku belanja panik (panic buying) di tengah masyarakat.
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah perkuat pembelian gas nonsubsidi bagi ASN
Terkait dengan itulah, pihaknya ingin memastikan sebaran elpiji subsidi di Kota Mataram bisa merata. Jangan sampai ada panic buying karena isu kenaikan, padahal stok di tingkat agen ke pangkalan masih berjalan sesuai jadwal.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak agen untuk mengevaluasi jika terjadi pengurangan pasokan di pangkalan tertentu, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara normal," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026