Wali Kota Mataram memantau pelaksanaan UN
Senin, 22 April 2019 13:50 WIB
Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh (seragam coklat) saat memantau proses pelaksanaan ujian nasional bebasis komputer (UNBK) di MTs Negeri 1 Mataram NTB. (Humas Mataram)
Mataram (ANTARA) - Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh, Senin, memantau pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP/sederajat dan SD/sederajat, baik yang menggunakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) maupun ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).
Sekolah pertama yang didatangi wali kota didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali adalah MTs Negeri 1 Mataram dengan jumlah peserta ujian nasional (UN) sebanyak 218 siswa.
"Dari hasil pantauan kami, Alhamdulillah proses ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di MTs Negeri 1 Mataram berjalan lancar, dan semua peserta hadir," katanya kepada sejumlah wartawan di sela memantau UN.
Untuk menjamin proses UN tingkat SMP/sederajat dan SD/sederajat se-Kota Mataram, pemerintah kota telah membagi kegiatan pemantauan kepada sejumlah pejabat selama UN berlangsung.
Untuk jadwal wali kota hari ini, setelah dari MTs Negeri 1 Mataram, langsung menuju SDN 1 Ampenan dan terakhir ke SMPN 3 Mataram.
"Kami berharap proses kegiatan UN bisa berjalan lancar sampai hari terakhir dan tanpa adanya gangguan teknis sehingga siswa bisa lulus dengan kualitas terbaik dan mencapai target kelulusan 100 persen, baik tingkat SMP maupun SD," " katanya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali yang mendampingi wali kota menambahkan, dari 67 sekolah SMP dan madrasah negeri/swasta yang melaksanakan ujian nasional tahun ajaran 2018/2019, terdapat 21 sekolah yang masih menggunakan sistem UNKP terdiri atas 15 SMP negeri dan 6 SMP swasta.
Kegiatan ujian nasional tingkat SMP/sederajat dilaksanakan pada 22-25 April 2019. Dengan empat mata pelajaran yakni, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan jumlah terakhir peserta ujian nasional sebanyak 7.703 orang.
Di sisi lain, tambah Fatwir, untuk peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK), di Kota Mataram tercatat sebanyak 46 sekolah dan madrasah negeri/swsata.
Pelaksanaan UNBK terbagi menjadi tiga sesi per hari sehingga UNBK dilaksanakan sampai sore. Setiap ruangan disediakan komputer, server, proktor dan tim teknisi dan pengawas ujian.
"Agar pelaksanaan ujian nasional baik dengan sistem UNBK dan UNKP bisa berjalan lancar, kami sudah bersurat ke PLN dan Telkom agar ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan ujian nasional," katanya menambahkan.
Sementara untuk peserta UN tingkat SD/sederajat diikuti sebanyak 8.170 orang, dan sampai saat ini peserta UN untuk hari pertama semua hadir. *
Sekolah pertama yang didatangi wali kota didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali adalah MTs Negeri 1 Mataram dengan jumlah peserta ujian nasional (UN) sebanyak 218 siswa.
"Dari hasil pantauan kami, Alhamdulillah proses ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di MTs Negeri 1 Mataram berjalan lancar, dan semua peserta hadir," katanya kepada sejumlah wartawan di sela memantau UN.
Untuk menjamin proses UN tingkat SMP/sederajat dan SD/sederajat se-Kota Mataram, pemerintah kota telah membagi kegiatan pemantauan kepada sejumlah pejabat selama UN berlangsung.
Untuk jadwal wali kota hari ini, setelah dari MTs Negeri 1 Mataram, langsung menuju SDN 1 Ampenan dan terakhir ke SMPN 3 Mataram.
"Kami berharap proses kegiatan UN bisa berjalan lancar sampai hari terakhir dan tanpa adanya gangguan teknis sehingga siswa bisa lulus dengan kualitas terbaik dan mencapai target kelulusan 100 persen, baik tingkat SMP maupun SD," " katanya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali yang mendampingi wali kota menambahkan, dari 67 sekolah SMP dan madrasah negeri/swasta yang melaksanakan ujian nasional tahun ajaran 2018/2019, terdapat 21 sekolah yang masih menggunakan sistem UNKP terdiri atas 15 SMP negeri dan 6 SMP swasta.
Kegiatan ujian nasional tingkat SMP/sederajat dilaksanakan pada 22-25 April 2019. Dengan empat mata pelajaran yakni, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan jumlah terakhir peserta ujian nasional sebanyak 7.703 orang.
Di sisi lain, tambah Fatwir, untuk peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK), di Kota Mataram tercatat sebanyak 46 sekolah dan madrasah negeri/swsata.
Pelaksanaan UNBK terbagi menjadi tiga sesi per hari sehingga UNBK dilaksanakan sampai sore. Setiap ruangan disediakan komputer, server, proktor dan tim teknisi dan pengawas ujian.
"Agar pelaksanaan ujian nasional baik dengan sistem UNBK dan UNKP bisa berjalan lancar, kami sudah bersurat ke PLN dan Telkom agar ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan ujian nasional," katanya menambahkan.
Sementara untuk peserta UN tingkat SD/sederajat diikuti sebanyak 8.170 orang, dan sampai saat ini peserta UN untuk hari pertama semua hadir. *
Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak mau kecolongan, Mataram bangun menara pantau peringatan dini bencana di pantai
06 February 2026 17:29 WIB
KPK boyong Mercy dan Pajero terkait kasus Wali Kota Madiun nonaktif ke Jakarta
04 February 2026 21:58 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
PLN NTB Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional
30 November 2025 23:16 WIB
Seni bercerita penting bagi komunikasi anak dan orang tua, kata Raffi Ahmad
16 November 2025 14:51 WIB
Ketua PBNU ajak santri & warga NU jangan kecil hati soal penghinaan pesantren
14 October 2025 15:34 WIB
Guru Besar IPB: Mega potensi ekowisata dimiliki Indonesia tak masuk unggulan Kabinet Merah-Putih
21 September 2025 8:38 WIB