Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengatakan penyiapan tempat pemakaman umum (TPU) sentral dan modern menjadi komitmen pemerintah daerah itu memberikan pelayanan komprehensif bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri di Mataram, Selasa, menjelaskan bahwa hal itu disebut pelayanan komprehensif karena mulai dari dalam kandungan, melahirkan, tumbuh kembang balita, sekolah, hingga meninggal, pemerintah kota memberikan layanan prima.
"Mulai dari urusan kesehatan sejak dalam kandungan hingga urusan pemakaman, menjadi prioritas kami," katanya.
Ia mengatakan penyiapan TPU sentral di Kota Mataram menjadi salah satu komitmen dan janji politik Wali Kota Mohan Roliskana untuk serius dalam membenahi fasilitas publik, termasuk urusan pemakaman.
Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Kota Mataram sedang merampungkan pembangunan TPU sentral yang berlokasi di Jalan Terusan Bung Hatta Selaparang, Kota Mataram.
"Semoga TPU sentral bisa memenuhi kebutuhan pemakaman masyarakat Kota Mataram dalam beberapa tahun ke depan," katanya.
Baca juga: Pemkot Mataram segera memiliki tempat pemakaman umum terbesar
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram M Nazarudin Fikri mengatakan pembangunan TPU sentral itu akan menjadi TPU terbesar di NTB dengan luas lahan mencapai lebih dari 1,5 hektare.
Pembangunan TPU sentral tersebut saat ini sudah mencapai 80 persen dan 20 persen merupakan pekerjaan penataan lahan dengan total anggaran penataan sekitar Rp700 juta.
Jika tidak ada hambatan, TPU terbesar itu ditargetkan bisa mulai difungsikan pada 2026.
"Operasionalnya sangat tergantung keputusan Wali Kota Mataram. Tapi kami berharap tahun ini sudah bisa mulai dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Baca juga: Lahan pemakaman baru di Mataram mulai ditata
Dia mengatakan kawasan pemakaman baru tersebut tidak sekadar lahan kosong, namun pihaknya telah mendesain kawasan tersebut dengan penataan yang representatif, termasuk area parkir yang luas dan gerbang gapura yang ikonik.
Menurut dia, lahan TPU itu nantinya bersifat sentral sebab statusnya sebagai TPU modern.
Pemerintah Kota Mataram kini sedang menyiapkan regulasi berupa peraturan daerah (perda) maupun peraturan wali kota (perwal) untuk mengatur tata cara pemakaman.
"Termasuk apakah diperuntukkan bagi warga ber-KTP Mataram secara umum atau ada kriteria khusus, yang jelas itu disiapkan sebagai solusi karena makam-makam lama sudah penuh. Akan ada pembahasan lebih lanjut dengan Pak Wali soal tata tertibnya penggunaan TPU tersebut," katanya.
Baca juga: Dibuka tahun ini, Mataram kini punya tempat pemakamam umum modern
Baca juga: Mataram menyiapkan konsep pemakaman umum jadi RTH
Baca juga: Ubah kesan menyeramkan, Konsep pemakaman modern disiapkan di Mataram
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026