Lombok Timur (ANTARA) - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Zakat tidak hanya membersihkan harta. Sikap membantu orang itu yang paling pokok dalam zakat, sehingga hari ini seluruh pejabat struktural sampai teknis, diundang untuk menunaikan zakat melalui Baznas," kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di Lombok Timur, Kamis.
Bupati Lombok Timur dan Wakil Bupati Lombok Timur Serda Sekretaris Daerah turut menyerahkan zakat, infaq dan shadaqah.
Ia mengatakan dalam Al-Quran terdapat banyak sekali surah yang mengajak untuk menunaikan pembayaran zakat, karena zakat bukan sekadar kewajiban, akan tetapi makna dan arahnya untuk berbagi, saling peduli, melihat kesulitan orang lain dan membantunya.
"Zakat mengajarkan untuk peduli terhadap sesama," katanya.
Baca juga: Sebanyak 630 tenaga honorer di Lombok Timur dapat zakat fitrah
Ia mengatakan tidak ada jalan lain, jika ingin mempercepat pembangunan Lombok Timur, yakni dengan pengelolaan zakat infaq dan shadaqah (ZIS) dengan baik dan sesuai hukum yang ada.
"Lombok Timur sendiri telah merintis pengelolaan zakat dengan melakukan pendirian Baznas. Saat ini negara mewajibkan pada semua ASN baik PNS dan PPPK untuk berzakat melalui Baznas," katanya.
Ia mengatakan pembagian zakat, infaq dan shadaqah pun sudah diatur dan bayangkan, berapa puluh miliar dana yang dapat dikelola jika semuanya membayar zakat melalui Baznas.
Selain itu Baznas Lombok Timur memiliki tim audit internal yang diharapkan tak hanya melakukan audit sekali dalam setahun saja.
"Tim ini diharapkan dapat melakukan audit internal manakala menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan," katanya .
Baca juga: Pengumpulan zakat di Lombok Timur capai Rp15 miliar
Bupati juga mengingatkan agar jangan sampai Baznas menerima proposal yang tidak jelas peruntukan dan tujuannya, menghindari calo proposal demi menjaga kepercayaan para Muzakki.
Baznas juga dituntut selektif dalam mengelola zakat, dan penyaluran diharapkan tidak hanya berbentuk bantuan konsumtif. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pejabat struktural aktif berpartisipasi dalam membayar zakat.
"Cek bawahan apakah ada yang belum bayar zakat atau tidak. Manfaat Baznas banyak, bisa membantu orang yang sakit, membantu rumahnya yang tidak layak menjadi layak huni dan sebagainya," katanya.
Baca juga: Bupati Lombok Timur mengharapkan pejabat berzakat melalui Baznas