Washington (ANTARA) - Amerika Serikat diduga telah menghantam lebih dari 11.000 target militer selama operasi melawan Iran, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM).

Menurut informasi yang diunggah oleh CENTCOM di X, AS sejauh ini telah menyerang lebih dari 11.000 target, termasuk merusak atau menghancurkan lebih dari 150 kapal.

CENTCOM mengklaim bahwa Angkatan Udara AS telah melakukan lebih dari 11.000 serangan tempur. AS dan Israel mulai menyerang target di Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel, serta target militer AS di Timur Tengah.

Baca juga: Usai Iran, Kuba jadi target aksi AS berikutnya
Baca juga: Kemlu dan Pertamina bahas teknis pembebasan kapal Pertamina di Selat Hormuz

Washington dan Tel Aviv menjelaskan dimulainya operasi militer tersebut sebagai serangan pencegahan dan menuduh adanya ancaman dari Teheran karena program nuklirnya.

Namun, kini mereka tidak lagi menyembunyikan alasan bahwa mereka ingin membuat perubahan kekuasaan di Iran.

Sumber: Sputnik-OANA