PPP mendukung Pansus Jiwasraya
Selasa, 7 Januari 2020 5:17 WIB
H Arsul Sani saat ke PCIM Malaysia. Foto ANTARA/Agus Setiawan (1)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Arsul Sani yang juga Wakil Ketua MPR mengatakan partainya akan mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya.
"Saya sudah tanya ke ketua umum saya, bagaimana PPP dalam kasus Pansus Jiwasraya, dukung tidak? Dukung, katanya. DPR akan masuk minggu depan karena itu PPP akan bilang dukung Pansus Jiwasraya," ujar Arsul saat menjawab pertanyaan di Rumah Dakwah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Kuala Lumpur, Malaysia Senin (6/1) malam.
Arsul mengatakan pihaknya mendukung Pansus Jiwasraya supaya ada kejelasan, seperti Pansus Century.
"Supaya jelas siapa yang makan duitnya. Century saja yang sudah jelas seperti itu, baru satu saja jadi tersangka KPK, Budi Mulia. Berikutnya tidak ada lagi. Belum ada kelanjutannya, padahal sebelumnya KPK agak berani," katanya.
Arsul Sani mengatakan pihaknya yang belajar ilmu kalau sudah disebut bersama-sama tinggal waktu saja untuk menjadi tersangka berikutnya, tetapi sampai sekarang tidak jelas juga.
"Jadi begitu kalau soal Jiwasraya kita sama, bikin Pansus saja supaya kalau tidak dikawal DPR kemudian ditangani Kejaksaan Agung bisa masuk angin," katanya.
Sebelumnya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan setidaknya ada dua sampai tiga fraksi yang secara informal sudah menyampaikan persetujuannya untuk membentuk Pansus Jiwasraya.
Sebelumnya Arsul Sani dan rombongan berkunjung ke Partai Amanah Negara, salah satu partai pendukung Koalisi Pakatan Harapan di Malaysia, untuk melakukan sejumlah kerja sama.
"Saya sudah tanya ke ketua umum saya, bagaimana PPP dalam kasus Pansus Jiwasraya, dukung tidak? Dukung, katanya. DPR akan masuk minggu depan karena itu PPP akan bilang dukung Pansus Jiwasraya," ujar Arsul saat menjawab pertanyaan di Rumah Dakwah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Kuala Lumpur, Malaysia Senin (6/1) malam.
Arsul mengatakan pihaknya mendukung Pansus Jiwasraya supaya ada kejelasan, seperti Pansus Century.
"Supaya jelas siapa yang makan duitnya. Century saja yang sudah jelas seperti itu, baru satu saja jadi tersangka KPK, Budi Mulia. Berikutnya tidak ada lagi. Belum ada kelanjutannya, padahal sebelumnya KPK agak berani," katanya.
Arsul Sani mengatakan pihaknya yang belajar ilmu kalau sudah disebut bersama-sama tinggal waktu saja untuk menjadi tersangka berikutnya, tetapi sampai sekarang tidak jelas juga.
"Jadi begitu kalau soal Jiwasraya kita sama, bikin Pansus saja supaya kalau tidak dikawal DPR kemudian ditangani Kejaksaan Agung bisa masuk angin," katanya.
Sebelumnya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan setidaknya ada dua sampai tiga fraksi yang secara informal sudah menyampaikan persetujuannya untuk membentuk Pansus Jiwasraya.
Sebelumnya Arsul Sani dan rombongan berkunjung ke Partai Amanah Negara, salah satu partai pendukung Koalisi Pakatan Harapan di Malaysia, untuk melakukan sejumlah kerja sama.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota Ombudsman RI sepakat usulan DPR pembentukan Pansus Jiwasraya
28 December 2019 1:00 WIB, 2019
Terpopuler - Nusantara
Lihat Juga
Bandara Ngurah Rai Bali sudah kembali layani rute sebelumnya terdampak erupsi GAK
08 September 2026 15:51 WIB