Dompu (ANTARA) - Khatib shalat Idul Adha 1431 Hijriah H Abubakar Ahmad mengharapkan pejabat negara dan daerah bersikap lebih ikhlas dan tawakal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

  Mantan Bupati Dompu dua periode ini dalam khutbah shalat Idul Adha di Lapangan Beringin Dompu, Rabu, pemimpin yang ikhlas dan tawakal akan menciptakan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

  "Jika pejabat di daerah ini ikhlas dan tawakal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa menginginkan jabatan saat mengabdi, akan tercipta pemerintahan yang bersih, jujur dan berkeadilan," katanya.

  Sikap ikhlas dan tawakal diajarkan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak semata wayangnya tanpa berharap imbalan akan dibalas dengan kebaikan yang lebih besar oleh Allah SWT.

  Padahal, kata dia, pengorbanan yang dilakukan Nabi Ibrahim yang mendapat perintah untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail, dilaksanakan dengan ikhlas.

  "Saya mengingatkan, pemilik daerah dan negara ini adalah rakyat, artinya pemimpin merupakan pelayan dari rakyat yang diamanatkan untuk membawa daerah dan negara ini sesuai dengan keinginan rakyatnya," katanya.

  Bupati Dompu H Bambang M Yasin dalam sambutannya sebelum pelaksanaan shalat  Idul Adha menyampaikan empati yang tinggi terhadap Sumiati, tenaga kerja wanita yang menjadi korban penyiksaan majikannya di luar negeri.

  Ia mengajak waga Dompu melalui momentum hari raya kurban untuk meningkatkan rasa kepeduliannya kepada sesama.

  "Bencana di Wasior, Papua Barat, tsunami di Mentawai, dan meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta, merupakan musibah yang memerlukan perhatian tinggi.

  "Bahkan baru-baru ini, dua warga kita, Dahlia harus meregang nyawa di negeri orang dan Sumiati harus menerima siksaan saat menjadi TKW di Arab Saudi. Ini memerlukan kepedulian kita untuk saling membantu dan memberi dukungan moral," katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026