Solo, 9/7 (ANTARA) - Johar Arifin Hussein memenangi pemilihan ketua umum (ketum) PSSI dan berhak memimpin federasi sepak bola Indonesia periode 2011-2015 pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel The Sunan Solo, Sabtu.
Pada putaran kedua, calon yang selama ini mempunyai kedekatan dengan pemilik suara mayoritas atau Kelompok 78 mengumpulkan 61 suara, mengalahkan Agusman Effendi dengan 38 suara. Dan satu suara dinyatakan tidak sah.
Tahapan pemilihan yang dilakukan secara tertutup itu dimulai oleh pengurus provinsi (pengprov) PSSI sebanyak 33 pemilik suara.
Setelah itu disusul 15 klub Indonesia Super League (ISL), 16 tim Divisi Utama, 14 tim Divisi Satu, 12 tim Divisi Dua dan 10 tim Divisi Tiga.
Secara berurutan pemilik suara mengambil surat suara yang telah dipersiapkan panitia yang dipandu anggota Komite Normalisasi Joko Driyono.
Pemilik suara kemudian masuk bilik untuk menentukan pilihan calon ketua umum dan hasilnya langsung dimasukkan dalam kotak suara transparan.
Setelah tuntas langsung dilakukan proses penghitungan dari jumlah suara yang masuk sebanyak 100 surat suara. Penghitungan dilakukan tepat 12.36 WIB
Suara pertama yang muncul pertama kali adalah Johar Arifin Hussein dan disusul Agusman Effendi. Kedua calon ini terus susul menyusul dalam mengumpulkan suara diselingi nama-nama lain seperti Adhan Dambea dan Achsanul Qosasih.
Johar Arifin Hussein yang selama ini dekat dengan pemilik suara mayoritas atau Kelompok 78 langsung meninggalkan lawannya meski suara Agusman Effendi juga mengalami penambahan.
Pada putaran pertama Johar Arifin Hussein mampu mengumpulkan suara 53, disusul Agusman Effendi 39, Japto Soerjosoemarno 4 suara, Adhan Dambea 2 suara, Achsanul Qosasih 2, IGK Manila 0, Iman Arif 0, Syarif Bastaman 0 dan Sarman 0.
Pada putara dua hanya diikuti tiga calon yaitu Johar Arifin Hussein, Agusman Effendi dan Japto Soerjosoemarno. Hanya saja Japto menyatakan mundur menjelang pemilihan putaran kedua dimulai.
Berdasarkan hasil pemilihan putaran kedua Johar Arifin Hussein berhasil mengumpulkan 61 suara dan Agusman Effendi 38 dan satu suara tidak sah.
Johar yang pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberdayaan Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga pada masa Adhyaksa Dault tersebut berhak memimpin PSSI periode 2011-2015. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026