Mataram, 2/4 (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H.M. Zinul Majdi mengakui kerukunan umat beragama di daerah ini masih terkendala tataran implementasi, terbukti hingga kini masyarakat terkadang terprovokasi jika terjadi gesekan dalam aspek keagamaan.

  "Kerukunan umat beragama di NTB sudah terpelihara dengan baik, namun masih terkendala pada tataran impelementasi, ini terbukti masyatakat mudah terprovokasi kalau ada gesekan terhadap aspek keagamaan," katanya pada pemukaan Rapat Koordinasi Bidang Agama dan Aparatur Negara di Martaram, Kamis.

  Karena itu, katanya, kerukunan umat beragama perlu terus dijaga dan dipelihara dan berupaya untuk menghindarkan terjadinya gesekan terutama pada aspek keagamaan gna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

  Ia mengatakan, beragamnya keyakinan agama, adat-istiadat dan berbagai norma yang hidup dan berkembang dalam masyarakat menjadi kekayaan budaya yang diakui mampu menjadi kekuatan perekat bangsa ini dalam menggapai cita-cita menuju masyarakat yang sejehtera.

  Namun, katanya, harus diakui pada saat-saat tertentu aspek pluralitas terkadang menjadi komoditi pihak-pihak yang kurang bertanggungjawab untuk mengusik harmoni yang telah terbina di tengah masyarakat dan terkadang masyarakat begitu cepat terprovokasi untuk bertindak di luar norma kewajaran.

  Untuk mengantisipasi kondisi tersebut selain memerlukan komunikasi dan kerjasama yang sinergis antar agama dan lintas budaya, yang tidak kalah pentingnya adalah menemukan akar permasalahan yang dihadapi masing-masing umat beragama, kemudian merumuskan penanganannya agar benar-benar dapat memenuhi harapan masyarakat itu sendiri.

  Selain itu, katanya, pemetaan akan permasalahan yang menyebabkan terjadinya insiden-insiden konflik masyarakat selama ini, kiranya dapat menjadi referensi berharga dalam penyusunan program kerja khususnya dalam menentukan langkah-langkah antisipasi pencegahan terulangnya kembali konfik serupa.

  "Untuk itu mari kita jadikan forum ini untuk lebih meningkatkan komitmen dan langkah bersama dalam mewujudkan berbagai program kerja yang lebih mengarah pada peningkatan kualitas hidup umat beragama di daerah ini dengan terus meningkatkan profesionalisme, transparansi dan rasa kebersamaan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi kemajuan daerah dan bangsa ini kedepan," ujarnya. (*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026