Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat M. Juaini mengajak kalangan milenial di daerah setempat untuk bertani karena bisa mendidik jiwa menjadi produktif.

"Potensi lahan pertanian di Lombok Timur cukup baik sehingga masyarakat harus bisa memanfaatkan peluang tersebut," katanya saat menerima Tim Echo Green dan Yayasan Penabulu dikutip dari keterangan tertulisnya di Selong, Jumat.

Ia mengatakan tanpa pertanian maka ketahanan pangan akan terganggu.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap, Echo Green dapat membuat masyarakat berpartisipasi dalam pertanian.

Ia juga mengatakan bahwa tata ruang desa memiliki kaitan dengan pertanian.

Pemkab Lombok Timur, kata dia, dapat menjadi bagian dari pameran yang akan dilaksanakan Echo Green karena kegiatan itu juga bermanfaat sebagai bagian dari promosi pariwisata.

"Apalagi di Lombok Timur banyak tempat-tempat pariwisata, di Sembalun ada potensi lahan milik TNGR,” katanya.

Program Echo Green telah membuka peluang bagi perempuan dan generasi muda petani di tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, yakni  Sembalun, Sambelia, dan Suela. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan, Echo Green berhasil menumbuhkan perubahan positif, baik bagi individu maupun kelompok di kecamatan tersebut.

Echo Green juga telah memfasilitasi dan mendampingi 16 desa untuk menyusun peraturan desa (perdes) yang berkaitan dengan tata ruang desa inklusif dan tata guna lahan yang menjamin ekonomi, hak-hak perempuan, dan petani muda.

"Dengan peraturan desa yang sudah disusun itu, masing-masing desa dapat mengembangkan potensi sumber daya yang dimilikinya secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Pemerintah daerah mengapresiasi pelaksanaan program Echo Green di Lombok Timur. Program yang disokong Uni Eropa dan berlangsung sejak tahun 2020 itu bertujuan mempromosikan inisiatif ekonomi hijau oleh petani perempuan dan generasi muda di sektor pertanian berkelanjutan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan.

"Ini untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
 

Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026