"Alhamdulillah, Kota Mataram kecipratan dampak ekonomi dari kegiatan kejuaraan skala internasional ini, meskipun tidak berlangsung di Kota Mataram," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Rabu.
Menurut dia, pemesanan kamar hotel yang sudah cukup banyak meski pelaksanaan kegiatan WSBK masih jauh dianggap wajar, sebab penonton kemungkinan khawatir tidak mendapatkan kamar hotel jika memesan pada waktu mepet. "Alasan itulah, tamu memesan kamar hotel jauh-jauh hari," katanya.
Terkait persiapan hotel, Denny memastikan, untuk di Kota Mataram sejauh ini tidak ada masalah yang krusial, baik untuk hotel berbintang maupun non bintang. "Ada atau tidaknya event yang dilaksanakan, hotel selalu siap dengan ketersediaan kamarnya. Hotel kita sudah sangat siap untuk menyambut tamu," katanya.
Baca juga: Viral dugaan "cattcalling" di Gili Trawangan, Dispar NTB dalami kebenarannya
Baca juga: Dispar Bali akan sambangi pengusaha hiburan malam di Canggu
Di sisi lain, Dispar Kota Mataram juga sudah bersiap untuk menyambut WSBK dengan beragam kegiatan. Salah satunya, dengan mengulang kegiatan yang digelar saat pelaksanaan MotoGP 2022 yakni menggelar festival kuliner. "Festival kuliner kita ulangi sebab wisatawan mencari tempat kuliner yang tersedia di satu tempat. Nanti kita adakan lagi itu di Lapangan Sangkareang," katanya.
Selain itu, beberapa kegiatan hiburan berupa konser musik dari musisi Kota Mataram yang diberikan kesempatan juga akan digelar lagi pada lokasi yang sama di Lapangan Sangkareang. "Kegiatan hiburan ini akan kita gelar setiap malam selama WSBK berlangsung," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026