"Semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dituntut untuk gencar menyebarluaskan informasi tentang program unggulan daerah yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan," kata Kepala Biro Umum Setda NTB H Iswandi Ibrahim, dalam rapat koordinasi lanjutan terkait implementasi program unggulan di jajaran Pemprov NTB, di Mataram, Rabu.
Iswandi mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB Ridwan Syah, yang diperintahkan Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, untuk memimpin rapat koordinasi itu.
Ia mengatakan, sedikitnya terdapat 22 tema program unggulan yang harus disebarluaskan ke publik secara intensif melalui berbagai media massa.
Berbagai program unggulan itu merupakan program yang dicanangkan Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, dan Wakil Gubernur NTB H Badrul Munir, sejak masa kepemimpinan mereka pada 17 September 2008 hingga kini.
"Materi publikasi diserahkan ke setiap SKPD Pemprov NTB untuk mengolahnya, kemudian dipublikasikan melalui berbagai media massa," ujarnya.
Dia berharap semua SKPD Pemprov NTB menyiapkan materi publikasinya secara terarah agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Iswandi menyarankan setiap SKPD membentuk tim kreatif untuk mematangkan materi, tema dan hal-hal lainnya sebelum informasi itu dipublikasikan melalui berbagai media.
Tim kreatif itu bisa dibentuk di masing-masing SKPD NTB dan berkoordinasi dengan Bagian Humas Setda NTB.
"Banyaknya publikasi tentang program unggulan NTB di berbagai media massa akan dapat memberikan keterbukaan informasi yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Dishubkominfo NTB Ridwan Syah mengatakan, pihaknya menyediakan biaya untuk penayangan berita tersebut di media cetak dan elektronik.
Pembuatan paket-paket pemberitaan itu akan dimulai sejak minggu kedua November 2012 dan dapat langsung disiarkan jika telah digarap tim kreatif.
"Diharapkan sisa dua bulan tahun ini dapat diselesaikan sehingga dana publikasi yang ada dapat habis direalisasikan," ujarnya.
Seperti diketahui, Pemprov NTB memprioritaskan pengalokasian dana APBD NTB 2012 untuk beragam program unggulan daerah, sehingga berdampak pada pengurangan anggaran untuk SKPD no-unggulan.
Beragam program unggulan tersebut, antara lain percepatan infrastruktrur jalan dan lanjutan program unggulan 3A (Absano, Akino dan Adono), serta agribisnis sapi, jagung dan rumput laut (pijar).
Absano merupakan akronim dari angka buta aksara nol, Adono akronim dari angka "drop out" nol, dan Akino akronim dari angka kematian ibu nol.
Lebih dari 30 persen total anggaran belanja langsung dialokasikan untuk program unggulan, sehingga anggaran untuk SKPD no-unggulan dipangkas sekitar 20-30 persen dari jatah tahun lalu.
Selain percepatan infrastruktur jalan, A3 dan pijar, program unggulan lainnya yakni Visit Lombok Sumbawa (VLS) 2012, menciptakan 2.000 koperasi berkualitas dan 100.000 wirausaha baru. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026