Keseriusan Yayasan Pembina Model Indonesia (Yapmi) dalam melirik potensi remaja di ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu ditunjukkan dengan membawa rombongan top model 2012 menemui Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, di Mataram, Kamis.
Ketua Yapmi Iwan Setiawan, mengatakan, selain bersilaturahim, tujuannya menemui wali kota dalam rangka ingin membuka cabang di Kota Mataram.
"Alhamdulillah, kedatangan kami mendapat apresiasi dan dukungan dari Wali Kota Mataram. Apa yang menjadi garis-garis ketentuan di Kota Mataram siap kami dilaksanakan," katanya.
Keberadaan Yapmi di Kota Mataram, menurut dia, akan memberikan kesempatan bagi anak-anak, remaja dan dewasa dalam menyalurkan bakatnya sebagai seorang model.
"Setiap model yang berhasil ke tingkat nasional tentu akan membawa nama baik daerahnya, bukan personal semata. Dan ini yang akan kami lakukan di Kota Mataram," ujarnya.
Yapmi dan para top model 2012 juga siap membantu Pemkot Mataram dalam berbagai program, terutama program penghijauan yang dimulai saat kegiatan Festival Jangkuk pada 24 November 2012.
Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, mengapresiasi dan mempersilakan Yapmi membuka cabang di Kota Mataram.
Ia berharap dengan adanya cabang Yapmi di ibukota Provinsi NTB, akan menjadi barometer bagi daerah-daerah lainnya yang membutuhkan keberadaan Yapmi, sebagai wadah untuk menyalurkan bakat positif bagi para generasi muda, sekaligus untuk memberikan pembinaan mental dan karakter.
"Namun yang perlu diingat model di Kota Mataram, bukan sembarang model, tapi model di Kota Mataram harus tetap sejalan dengan motto Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya," katanya.
Sejumlah top model 2012 yang menemui Wali Kota Mataram bersama Ketua Yapmi, seperti Hilda Syahnas dari Provinsi Aceh, juara dua Top Model 2012 Surya Akbar dari DKI Jakarta dan finalis 15 besar dari Kota Mataram Umar Wirahadi Kusuma. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026