"Proses pemutakhiran data pemilih masih berlangsung, dan para Ketua RT dilibatkan sebagai PPDT yang ditunjuk KPU kabupaten/kota," kata Ketua KPU Provinsi NTB Fauzan Khalid, di Mataram, Senin, ketika menjelaskan perkembangan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya.
Ia mengatakan, untuk penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB itu dibutuhkan sebanyak 1.135 orang PPDT sesuai jumlah desa/kelurahan saat ini.
PPDT itu diberi honor masing-masing sebesar Rp200 ribu/bulan untuk masa kerja dua bulan, atau sampai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 22 Maret 2013.
KPU kabupaten/kota yang melakukan pemutakhiran data pemilih itu yang melibatkan PPDP dari kalangan Ketua RT, dan atau Ketua Rukun Warga (RW) dan tokoh masyarakat yang mengetahui dan mengenali warga setempat.
"Pembentukan PPDT sudah berlangsung beberapa pekan lalu, dan sudah hampir semua desa/kelurahan ada petugas pemutakhiran data pemilih itu, dan langsung bekerja sesuai tupoksinya," ujar Fauzan.
Dalam rancangan KPU NTB, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang ditetapkan pada 13 Mei 2013 untuk putaran I dan 22 Juli untuk putaran II itu, akan berlangsung di 9.427 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menyebar di 1.135 desa, 116 kecamatan, 10 kabupaten/kota.
Tahapan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya itu, sudah dimulai sejak 13 November 2012, yang diawali dengan tahapan pemutakhiran data pemilih.
Pemutakhiran data pemilih itu merujuk kepada Data Agregat per Kecamatan (DAK2) dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), yang diserahkan Pemprov NTB kepada KPU Provinsi NTB untuk kepentingan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, pada 10 Oktober 2012.
Jumlah penduduk NTB berdasarkan DAK2 itu tercatat sebanyak 5.416.473 jiwa, dan berdasarkan DP4 tercatat sebanyak 3.889.749 jiwa.
Terbanyak di Kabupaten Lombok Timur yakni DAK2 sebanyak 1.272.103 jiwa, dan DP4 sebanyak 954.078 jiwa, dan terkecil di Kabupaten Sumbawa Barat yakni DAK2 sebanyak 151.680 jiwa dan DP4 sebanyak 112.595 jiwa.
"Sejauh ini, tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan lancar termasuk pembentukan PPDT. Demikian pula pembentukan hingga pelantikan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara). Belum ada kendala berat di lapangan," ujar Fauzan. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026