Logo Header Antaranews Mataram

 KPU: HASIL PILKADA NTB DIUMUMKAN AKHIR MEI  

Selasa, 14 Mei 2013 13:31 WIB
Image Print

Mataram, 14/5 (Antara) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) gubernur dan wakil gubernur akan diumumkan akhir Mei 2013.
"Nanti diumumkan setelah pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara yang digelar KPU NTB, 23-25 Mei mendatang," kata Ketua KPU Provinsi NTB Fauzan Khalid, yang didampingi komisioner lainnya, di Mataram, Selasa.
Ia mengatakan, hasil pemungutan suara pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018, yang dilaksanakan 13 Mei 2013, masih dalam proses rekapitulasi di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Dijadwalkan mulai 15-19 Mei, rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Dijadwalkan 20-22 Mei rekapitulasi hasil penghitungan suara dilakukan di tingkat kabupaten/kota, dan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi, dijadwalkan 23-25 Mei 2013.
"Jadi, proses rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB itu masih berlangsung," ujarnya.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur periode lima tahun berikutnya itu berlangsung di 8.922 tempat pemungutan suara (TPS) yang menyebar di 1.137 desa, 119 kecamatan, 10 kabupaten/kota.
Hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI), pasangan calon TGH M Zainul Majdi dan Muhammad Amin (TGB-Amin) menang dalam pilkada di Provinsi NTB itu.
"Kami ucapkan selamat kepada pasangan TGB-Amin yang memenangkan Pilkada NTB hanya satu putaran, versi 'quick count' JSI," kata Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi.
JSI merupakan salah satu lembaga survei politik di Indonesia yang telah mengantongi sertifikat lembaga Quick Count (QC) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Eka mengatakan, JSI menggunakan teknik sampling "multistage random sampling" dengan tingkat kesalahan kurang lebih satu persen, yakni sebanyak 300 sampel TPS (Tempat Pemungutan Suara) dari total 8.922 TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 3.478.892 jiwa.
Hasilnya, pasangan TGB-Amin meraih suara terbanyak yakni 44,63 persen dari total 78.316 suara yang diperoleh dari 296 unit TPS dari 300 TPS sampel, atau sebanyak 98,67 persen suara.
"Masih ada 1,33 persen suara yang belum dihimpun, namun itu tidak akan mempengaruhi hasil penghitungan cepat, dan dimenangkan oleh pasangan TGB-Amin," ujar Eka.
Pasangan calon yang menempati urutan dua dalam perolehan suara terbanyak yakni DR KH Zulkifli Muhadli dan Prof DR H Muhammad Ichsan (Zul-Ichsan) sebanyak 25,81 persen, disusul pasangan Harun Al Rasyid dan Muhyi Abidin (Harum) dengan 22,08 persen, dan pasangan H Suryadi Jaya Purnama dan Johan Rosihan (SJP-Johan) 7,48 persen.
JSI menyimpulkan bahwa kemenangan pasangan TGB-Amin karena tiga hal utama yakni ketokohan TGB (sapaan akrab TGH M Zainul Majdi) yang sangat populer yakni berasal dari kalangan ulama, dan tokoh agama yang telah mengakar di kalangan pemilih, serta figur yang mumpuni.
Pasangan TGB-Amin menang hampir di semua kabupaten/kota di wilayah NTB, kecuali di Kabupaten Bima dan Dompu yang dimenangkan oleh pasangan Harum yang meraih suara 50,73 persen, disusul pasangan Zul-Ichsan dengan 22,79 persen, lalu TGB-Amin 18,64 persen dan SJP-Johan 7,84 persen.
TGB-Amin juga kalah di wilayah Sumbawa (Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat) yang hanya meraih 30,62 persen suara, diungguli oleh pasangan Zul-Ichsan yang meraih 55,05 persen. Pasangan Harum meraih 8,63 persen, dan pasangan SJP-Johan meraih 5,70 persen.
Konsultan Citra Indonesia (KCI) juga melakukan penghitungan cepat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya itu.
Hasilnya, sebagaimana disampaikan Direktur KCI Barkah Pattimahu, pasangan TGB-Amin meraih 43,08 persen suara, sehingga dinyatakan menang satu putaran.
"Selamat untuk pasangan TGB-Amin beserta para pendukungnya, karena dari hasil 'quick count' telah memenangkan Pilkada NTB hanya satu putaran," ujarnya.
Pasangan yang menempati urutan kedua perolehan suara yakni Zul-Ichsan yang meraih 26,33 persen suara, disusul pasangan Harum dengan 22,69 persen suara, dan pasangan SJP-Johan yang hanya meraih 7,8 persen suara.
***1***



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026