500 Tuan Guru NTB Dukung Jokowi 2019

id PILPRES JOKOWI

Ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan masyarakat NTB agar Presiden Jokowi kembali dua periode memimpin Indonesia
Mataram (Antara NTB) - Sebanyak 500 tuan guru di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat berencana akan mendeklarasikan dukungan terhadap Presiden RI Joko Widodo untuk kembali memimpin selama dua periode di Pilpres 2019.

Pimpinan Pondok Pesantren Marakit Taqlimat, Mamben Lauk, Kabupaten Lombok Timur TGH Hazmi Hamzar di Mataram, Senin, mengatakan rencana deklarasi dukungan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini akan digelar pada 23 November 2017, seiring rencana kedatangan Presiden Jokowi untuk menghadiri Munas Alim Ulama dan Konfrensi Besar Nahdatul Ulama (NU) pada 23-25 Nopember di kota Mataram, NTB.

"Kita berharap acara ini bisa dihadiri Presiden Jokowi," kata TGH Hazmi Hamzar.

Ia menuturkan, acara bertajuk "ikhtiar dan doa" ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Marakit Taqlimat, Mamben Lauk, Kabupaten Lombok Timur dengan mengundang 500 orang tuan guru pemilik pondok pesantren se-Pulau Lombok.

"Ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan masyarakat NTB agar Presiden Jokowi kembali dua periode memimpin Indonesia," tegasnya.

Menurut anggota DPRD NTB dari Fraksi PPP ini, dukungan ini diberikan karena Presiden Jokowi dinilai berhasil memimpin dan membawa perubahan terhadap bangsa Indonesia. Bukti konkrit keberhasilan Presiden Jokowi, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik di seluruh wilayah tanah air, termasuk di NTB.

"Kita sudah melihat bukti Pak Jokowi datang ke NTB beberapakali dan membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang berdampak kepada masyarakat," jelasnya.

Selain berhasil melaksanakan pembangunan infrastruktur, sebut Hazmi Hamzar, Presiden Jokowi juga dinilai piwai membangun komunikasi politik dengan semua pihak, termasuk dengan tokoh-tokoh Islam dan para mantan presiden dan wakil presiden. Sehingga, meredam gejolak yang terjadi di masyarakat.

"Itu sebuah kesuksesan, bagaimana dia (Jokowi, red) mampu meredam dan merangkul orang-orang yang tadinya emosi dan berseberangan akhirnya bisa bersama-sama dan itu patut diapresiasi, karena kalau tidak sudah jadi apa bangsa ini," ucapnya.

Tidak itu saja, pihaknya melihat elaktabilitas Jokowi cukup tinggi, bahkan terus naik dan tidak pernah turun. Itu membuktikan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi cukup bagus.

Karena itu, dirinya bersama para tuan guru lainnya yakin bahwa presiden ke tujuh Indonesia itu layak untuk dipilih kembali memimpin Indonesia. Bahkan, pihaknya optimis 80 persen masyarakat NTB akan mendukung dengan memberikan suaranya kepada Jokowi di Pilpres 2019.

"Kita harap presiden mendukung pembangunan NTB. Termasuk, pemerintah daerah juga mendukung seluruh program yang dilaksanakan presiden Jokowi," katanya. (*)

Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar