Gubernur NTB apresiasi peran TNI tangani bencana

id Gubernur NTB,Apresiasi TNI,Bencana ,Gempa NTB

Dokumen : Sejumlah prajurit TNI AD berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun rumah yang rusak akibat gempa bumi di Pemenang, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8/2018). (ANTARA /Zabur Karuru).

Saya ucapkan selamat HUT TNI ke 73, sekaligus kami menyampaikan terimakasih atas kontribusi TNI dalam membantu penanggulangan bencana di NTB
Mataram (Antaranews NTB) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mengapresiasi kinerja TNI dalam penanganan bencana alam pascagempa bumi beruntun yang mengguncang daerah itu sejak akhir Juli hingga Agustus 2018.

"Saya ucapkan selamat HUT TNI ke 73, sekaligus kami menyampaikan terimakasih atas kontribusi TNI dalam membantu penanggulangan bencana di NTB," katanya seusai peringatan HUT ke 73 TNI yang dipusatkan di halaman kantor Gubernur NTB di Mataram, Jumat.

Selain TNI, gubernur yang akrab disapa Doktor Zul tersebut, juga mengapresiasi kinerja kepolisian dan semua pihak yang ikut terlibat dalam membantu penanganan bencana gempa bumi yang terjadi di NTB. Bahkan, dirinya berharap kekompakan terus tetap terjaga antara pemerintah, masyarakat dan aparat.

"Harapan kita, TNI tetap kompak bersama rakyat. Begitupun kita semua juga tetap kompak, demi Indonesia yang lebih baik," tegasnya.

Acara peringatan HUT TNI ke-73 di halaman Kantor Gubernur NTB berlangsung semarak. Aksi ini pun diwarnai dengan simulasi `penyanderaan` Kadis Pariwisata NTB sebagai upaya menangkal aksi terorisme.

Sebelumnya, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal yang menjadi inspektur upacara membacakan amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tentang peran TNI dalam mengukuhkan dan menjaga kedaulatan NKRI.

Upacara HUT TNI juga disaksikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Kapolda NTB Irjen Pol Achmad Juri, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, dan sejumlah kepala Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta aparatur sipil negara (ASN) dan personil TNI/Polri. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar