Pertumbuhan ekonomi diperkuat saat MotoGP di Mandalika

id MotoGP ,Sirkuit Mandalika ,NTB,pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi diperkuat saat MotoGP di Mandalika

Safety Car Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Akhyar Rosidi.

Mataram (ANTARA) - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dampak ajang MotoGP maupun ajang lainnya di Sirkuit Pertamina Mandalika.

"Kami ingin membangun kolaborasi yang lebih solid dalam menyamakan persepsi dan metodologi penghitungan dampak ekonomi yang dihasilkan oleh event seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia," kata Head Operation dan Service The Mandalika ITDC Pari Wijaya di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan pihaknya dari sisi operasional melihat pentingnya langkah-langkah teknis yang harus dilakukan agar dampak ekonomi bisa lebih terasa secara nyata.

"Fokus kami adalah bagaimana meningkatkan pengembangan kawasan pariwisata di selatan NTB dan menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika," katanya.

Baca juga: KEK Mandalika Lombok dinobatkan jadi destinasi wisata terpadu terbaik

Audiensi ini menjadi langkah penting untuk membangun sinergi lintas lembaga, menyatukan perspektif, dan menciptakan landasan data yang kuat untuk mendukung kebijakan dan pengembangan ke depan.

“Audiensi ini menjadi angin segar bagi kami semua. Kolaborasi antara MGPA, ITDC, dan BPS bukan hanya soal data, tapi bagaimana bersama-sama menyiapkan pondasi yang kuat dalam menyongsong Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025," katanya.

"Harapannya, data yang disajikan benar-benar sesuai dengan realita di lapangan," katanya.

Baca juga: Gubernur NTB iqbal minta durasi MotoGP 2025 ditambah enam hari

Ia berharap semua pihak bisa saling mendukung demi kemajuan NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

"Mari jaga semangat ini agar dampak positif event-event di Mandalika benar-benar dirasakan masyarakat secara luas," katanya.

Ini sesuai dengan arahan dari induk holding kami yaitu Injourney Holding, sebagai holding dibawah Kementerian BUMN di sektor pariwisata dan pendukungnya, yang terus memperkokoh perannya dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

"Mari semua berbuat maksimal untuk membesarkan Indonesia melalui berbagai kegiatan di Pertamina Mandalika International Circuit," tambah Direktur Utama MGPA Priandhi Satria.

Baca juga: Produsen lokal di NTB jadi sponsor MotoGP 2025

Sementara itu, Kepala BPS NTB Dr Wahyudin mengatakan salah satu kontributor positif terhadap peningkatan ekonomi daerah adalah penyelenggaraan event-event berskala nasional maupun internasional, termasuk Pertamina Grand Prix of Indonesia yang telah digelar sejak 2022 hingga 2024.

“Sejak kehadiran Pertamina Grand Prix of Indonesia di The Mandalika, kami mencatat pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perhotelan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga transportasi," katanya.

Ia mengatakan hal ini menjadi bukti bahwa event besar seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia memberi dampak nyata bagi masyarakat NTB.

"Dampak pertumbuhan ekonomi dari ajang tersebut cukup baik," katanya.

Baca juga: ITDC-Pemda Lombok tengah diminta aktif bina pedagang di Mandalika

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.