Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat diharapkan bisa tembus 25 besar dari kabupaten/kota se-Indonesia yang mendapatkan pendampingan program gerakan Smart City pada 2019.

Sehingga mampu mewujudkan Kabupaten Cerdas, Layanan Good Governance, dan Open Government yang berlandaskan pada aktivitas Gotong-Royong, yang didukung 6 Pilar yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, Smart Mobility, dan Smart Environment, kata Kepala Dinas Kominfo KSB melalui Kasi Komunikasi, Nursyafriadi melalui laman Diskominfo Sumbawa Barat, Selasa.

Untuk mencapai target itu, Dinas Komunikasi dan Informatika dan  Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Litbang Kabupaten Sumbawa Barat  (KSB), mewakili Pemerintah KSB telah mengikuti assessment program 100 smart city 2019 Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada 21-22 Februari 2019 di Pusat Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Nasional Kementerian Kominfo RI, Ciputat, Tangerang, Banten.

"Assessment tersebut terdiri dari : Struktur dan Inventarisasi SDM, Anggaran, Suprastruktur (Kebijakan), Aplikasi, Infrastruktur TIK, Interoperabilitas, Analisis Gap, Visi Misi Daerah, dan Keamanan Informasi," katanya.

Program Smart City dapat mendukung Revolusi Industri 4.0, Eranya penerapan Cloud Computing, Artificial Intelligence, Big Data Analytic, Sosial Medial Digital analytic, Machine Learning, Cyber Security, Internet Of Thing, Graphic Design and Animation, sehingga Teknologi/TIK menjadi faktor enabler (pengungkit) efisiensi, efektifitas, transparansi, dan akuntabilitas proses bisnis organisasi.

 


 

Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026