Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio dan Menlu China Wang Yi melakukan pembicaraan telepon pada Senin, menjelang pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.
Wang menyampaikan harapannya agar kedua negara "bekerja ke arah yang sama, mempersiapkan interaksi tingkat tinggi, dan menciptakan kondisi bagi perkembangan hubungan bilateral," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China.
Pembicaraan kedua menlu itu dilakukan ketika Trump dijadwalkan bertemu dengan Xi di Korea Selatan, menurut Gedung Putih. Kedua pemimpin tersebut akan mengunjungi Korea Selatan untuk menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).
Baca juga: Menkum temui perwakilan China-ASEAN menggalang dukungan soal royalti
Wang mengatakan hubungan bilateral yang stabil, sehat, dan berkelanjutan "melayani kepentingan jangka panjang" kedua negara. Dia telah bertemu Rubio awal tahun ini di Malaysia. Meski hubungan dagang kedua negara sempat mengalami hambatan, Wang mengatakan kedua pihak "telah memperjelas posisi masing-masing, meningkatkan saling pengertian, dan mencapai konsensus kerangka kerja" untuk menyelesaikan masalah ekonomi melalui negosiasi dagang.
Baca juga: Beijing mendukung Deklarasi Kuala Lumpur meski Presiden Trump enggan China hadir
Rubio mengatakan hubungan AS-China adalah hubungan bilateral "paling penting" di dunia. Dia mengungkapkan harapannya agar dapat mengirimkan sinyal positif kepada dunia melalui interaksi tingkat tinggi, menurut pernyataan dari Beijing.
Sumber: Anadolu
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026