Gubernur: Tak perlu ada pesta malam tahun baru 2026 di NTB

id NTB,Pemprov NTB,Tahun Baru 2026,NTB Bermunajat

Gubernur: Tak perlu ada pesta malam tahun baru 2026 di NTB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal. ANTARA/Nur Imansyah.

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meniadakan kegiatan perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan peniadaan perayaan malam pergantian tahun ini merupakan bentuk rasa solidaritas terhadap warga yang terdampak bencana baik yang terjadi di NTB maupun nasional seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Tidak perlu ada pesta tahun baru, apalagi ada warga kita tertimpa bencana di NTB maupun nasional," ujarnya di Mataram, Sabtu.

Baca juga: Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Mataram ditiadakan

Ia mengatakan sebagai ganti perayaan malam pergantian tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan menggelar munajat kegiatan zikir dan doa bersama pada tanggal 17 Desember 2025, dalam rangka peringatan HUT ke-67 Provinsi NTB.

"Kita akan zikir besar bersama masyarakat pada tanggal 17 malam, NTB bermunajat. Intinya untuk bersyukur dan menunjukkan empati. Kita tidak perlu pesta-pesta di tahun baru, apalagi saat warga kita dan saudara-saudara di Aceh, Sumut, dan Sumbar sedang tertimpa bencana. Kita tunjukkan solidaritas," katanya.

Gubernur Iqbal menambahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan menggalang bantuan untuk warga terdampak banjir Sumatera.

"Donasi resmi dari Pemprov NTB akan dibuka dalam satu hingga dua hari ke depan, sambil menunggu informasi terbaru dari BNPB terkait kebutuhan di daerah terdampak," katanya.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.