Mataram, 17/9 (ANTARA) - Anggota Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dipimpin Gubernur NTB KH. M. Zainul Majdi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan angkutan mudik di terminal, bandara dan pelabuhan laut, Kamis.

  Sidak pelayanan arus mudik itu diawali di Bandara Selaparang Mataram, kemudian Terminal Bus Mandalika, dan Pelabuhan Lembar.

  Saat meninjau Pelabuhan Lembar, gubernur berdialog dengan para pejabat, dan beberapa penumpang serta melihat dari dekat kondisi kapal penyeberangan (feri) dan bus antarkota antarprovinsi.

  Gubernur dari kalangan ulama itu mengingatkan aparat terkait di pelabuhan penyeberangan Lembar, Lombok Barat agar selalu menghindari ketegangan pelayanan arus mudik menjelang dan sesudah Lebaran 20-21 September mendatang.

  "Hindari ketegangan saat melayani arus mudik maupun arus balik agar tercipta kenyamanan dan kedamaian," kata Gubernur Majdi saat meninjau Posko Terpadu Lebaran 2009 di Pelabuhan Penyeberangan Lembar.

  Gubernur NTB periode 2008-2013 itu juga meminta aparat pelabuhan  menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing secara terkoordinasi agar tidak merugikan masyarakat yang menghendaki pelayanan optimal saat arus mudik hingga arus balik.

  "Harus ada inovasi pelayanan terbaik agar masyarakat merasa nyaman dan damai menjelang hingga setelah Lebaran. Jangan ada gesekan sesama aparat hingga masyarakat kebingungan," ujarnya.

  Khusus kepada aparat yang berwenang mengawasi kelayakan sarana transportasi laut, gubernur meminta ketegasan pengawas karena berkaitan dengan keselamatan penumpang.

  "Kalau memang kapalnya tidak laik harus tegas agar tidak menyusahkan para penumpang. Beri pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

  Hal serupa dikemukakan gubernur yang lebih populer dengan sebutan Tuan Guru Bajang itu saat meninjau Terminal Bus Mandalika dan Bandara Selaparang, Mataram.

  Dia mengingatkan aparat terkait yang bertugas di Posko Terpadu Lebaran baik di Pelabuhan Lembar, Terminal Mandalika maupun di Bandara Selaparang untuk selalu mengutamakan kenyamanan dan pelayanan optimal.

  "Insya Allah semuanya berjalan lancar, meskipun arus mudik dan arus balik di daerah ini tidak sama dengan kota-kota besar di Indonesia, namun pelayanan optimal harus selalu dikedepankan," ujarnya. (*)





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026