Karier pelatih John Herdman dimulai sejak usia 17 tahun

id John Herdman,Timnas Indonesia

Karier pelatih John Herdman dimulai sejak usia 17 tahun

Asisten pelatih timnas Indonesia Cesar Meylan (kiri) berpose bersama pelatih kepala timnas Indonesia John Herdman (kanan) pada jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala baru timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan karier kepelatihannya di dunia sepak bola sudah dimulai sejak usia 17 tahun, sebelum kemudian mendapatkan lisensi UEFA pada usia 20 tahun.

Karier kepelatihan Herdman tak dimulai dari menjadi pemain sepak bola profesional, namun ia membuktikan dengan kerja keras dan dedikasi, ia dapat berbicara banyak di dunia ini, termasuk mengantarkan timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah sebelumnya absen 36 tahun.

"Saya memulai kepelatihan saya pada usia 17 tahun. Saya mendapat kualifikasi pertama saya pada usia 18 tahun. Lisensi UEFA saya pada usia 20 tahun, sehingga saya memiliki kepribadian obsesif ketika saya berkomitmen pada sesuatu yang saya ingin total melakukannya," kata Herdman pada wawancara eksklusif yang tayang di YouTube timnas Indonesia pada Senin.

"Itu adalah sebuah kekuatan dan kelemahan, dan saya berpikir bahwa komitmen, gairah pembinaan telah membawa saya dari Inggris ke Selandia Baru, ke Kanada, dan sekarang Indonesia, untuk mengalami budaya yang berbeda," tambah dia.

Perjalanan kariernya membawa pria kelahiran Consett, Inggris itu ke timnas putri Selandia Baru, yang ia antar lolos ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008. Prestasinya bersama Selandia Baru membawanya ke timnas putri Kanada. Di sana, ia memimpin Kanada meraih perunggu di Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016, serta meraih emas Pan American Games 2011. Bersama timnas putri Kanada, Herdman juga tercatat memimpin mereka saat Kanada menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2015.

Baca juga: Pelatih John Herdman sebut Bobby Robson inspirasi terbesarnya

Keberhasilan Herdman bersama tim putri membuatnya mengambil alih tim nasional putra Kanada generasi Alphonso Davies dan Jonathan David pada awal 2018, yang kemudian ia bawa lolos ke Piala Dunia 2022, Piala Dunia kedua bagi Kanada setelah absen 36 tahun sejak debut pada 1986 di Meksiko.

Kini, ia menjadi pelatih kepala timnas Indonesia. Ia mengatakan negara ini sangat menarik, dengan ia juga merasa bahwa tim Garuda siap untuk naik ke level berikutnya, dalam hal ini bermain di Piala Dunia.

Baca juga: KBRI Tokyo mengapresiasi usaha Timnas Indonesia di Amputee Football ICC 2026

"Saya merasa, anda tahu sebagai pelatih, sebagai pemimpin, saya telah mampu membantu, apakah itu tim putri Selandia Baru atau tim pria dan tim putri Kanada mencapai tingkat berikutnya. Dan saya pikir Indonesia sangat menarik karena anda dapat merasakannya sangat jelas. Bahwa negara ini siap untuk naik ke level berikutnya dan anda tahu, semoga yang akan menjadi warisan saya adalah saya dapat membantu proses itu," kata Herdman.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.