Mayoritas kota besar diguyur hujan ringan dan berawan Minggu ini

id cuaca hari ini, hujan jakarta, bmkg, siklon tropis

Mayoritas kota besar diguyur hujan ringan dan berawan Minggu ini

Ilustrasi - Cuaca berawan terpantau di kawasan Gianyar, Bali. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/am

Jakarta (ANTARA) - Mayoritas wilayah kota besar di Indonesia berpotensi dilanda hujan ringan dan berawan pada hari ini, Minggu, sebagaimana laporan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Prakirawan cuaca BMKG, Wahyu Anisa dalam siaran itu menyampaikan bahwa potensi hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur Kota Pekanbaru, Bengkulu, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Tanjung Selor, Surabaya, Mataram, Kupang, Makassar, Mamuju, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

Selanjutnya di Kota Banda Aceh, Medan, Pontianak, Tanjung Pinang, Jambi, Padang, Semarang, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Sorong diperkirakan berawan tebal hingga berkabut.

Untuk Kota Jakarta dan Nabire diperkirakan hujan sedang. Dan hujan disertai dengan petir di Merauke.

Baca juga: Gelombang laut NTB mulai kondusif, siklon tropis menjauh

Menurut BMKG kombinasi dinamika atmosfer menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi cuaca tersebut, menyusul hasil pantauan meteorologi didapati dua siklon yang berdampak langsung maupun tak langsung turut mempengaruhi potensi hujan di Indonesia.

Siklon Tropis Luana terpantau berada di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot, yang bergerak ke arah Samudera Hindia selatan Pulau Jawa.

Bibit Siklon Tropis 92B diprediksi berada di sekitar Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan dan bergerak memasuki wilayah Australia dalam 48 jam ke depan.

Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diprakirakan tim meteorologi BMKG dapat menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang-lebat, disertai kilat/petir angin kencang.

BMKG menilai masyarakat mewaspadai kondisi demikian bisa juga menimbulkan dampak cuaca ekstrem kebencanaan hidro-meteorologi yang meliputi banjir, banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor dan seterusnya seiring masa puncak musim penghujan hingga Februari.

Baca juga: Waspada Siklon Tropis, BMKG sebut sistem 91S kian menguat di NTB
Baca juga: BMKG deteksi Bibit Siklon Tropis 91S di perairan selatan NTB

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.