IDRX menggandeng Solana mempercepat tokenisasi RWA berbasis rupiah

id IDRX,Kripto,Solana,tokenisasi,RWA,stablecoin,real world asset,aset dunia nyata

IDRX menggandeng Solana mempercepat tokenisasi RWA berbasis rupiah

IDRX, salah satu perusahaan rintisan (startup) stablecoin, menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Solana Superteam Indonesia untuk mengeksplorasi pengembangan tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset/RWA) berbasis rupiah, Jakarta, Minggu (25/1/2026) (ANTARA/HO-IDRX)

Jakarta (ANTARA) - IDRX, salah satu perusahaan rintisan (startup) stablecoin, menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Solana Superteam Indonesia untuk mengeksplorasi pengembangan tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset/RWA) berbasis rupiah.

"Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kesiapan infrastruktur digital nasional agar pengembangan tokenisasi aset dapat berjalan selaras dengan konteks ekonomi Indonesia," kata Chief Operating Officer (COO) IDRX Wildan Ramadhan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Kerja sama itu sekaligus diharapkan dapat mendukung perluasan akses pembiayaan dan partisipasi nilai yang lebih inklusif, termasuk bagi sektor ekonomi kreatif.

Salah satu fokus utamanya adalah eksplorasi tokenisasi RWA menggunakan aset keuangan digital stablecoin berbasis Rupiah, yakni IDRX.

Inisiatif ini sejalan dengan arah transformasi keuangan digital yang didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam berbagai kesempatan, OJK menilai tokenisasi aset dunia nyata sebagai instrumen baru yang berpotensi memperluas akses pembiayaan serta meningkatkan partisipasi ekonomi masyarakat

OJK memandang tokenisasi RWA berpotensi mengubah cara kepemilikan dan penciptaan nilai suatu aset.

Dengan mekanisme kepemilikan terfragmentasi (fractional ownership), tokenisasi memungkinkan partisipasi yang lebih luas tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen.

Secara sederhana, tokenisasi RWA memungkinkan hak ekonomi atas aset nyata.

Misalnya seperti karya kreatif, kekayaan intelektual, atau aset produktif, yang direpresentasikan dalam bentuk token digital.

Baca juga: Indodax mencatat volume transaksi kripto Rp201,2 triliun selama 2025

Melalui tokenisasi, aset-aset tersebut direpresentasikan secara digital sehingga dapat dikelola dan diakses secara lebih transparan.

"Dalam konteks ekonomi kreatif, pendekatan ini membuka peluang baru bagi karya-karya Indonesia untuk mendapatkan akses pendanaan dan partisipasi nilai yang lebih luas, tanpa mengubah kepemilikan dasar atas aset tersebut," ujar Wildan.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara IDRX dan Solana melalui Superteam difokuskan pada pengembangan infrastruktur tokenisasi yang relevan dengan kondisi ekonomi Indonesia.

Kerja sama ini mencakup penguatan kesiapan teknis, dukungan ekosistem, serta penjajakan penerapan awal tokenisasi RWA di sektor-sektor dengan potensi ekonomi tinggi, dengan pendekatan sesuai kerangka regulasi.

Baca juga: Korban penipuan investasi kripto menyerahkan bukti ke Polda Metro Jaya

“Superteam Indonesia berfokus pada kesiapan adopsi institusional dan penguatan ekosistem. Kolaborasi dengan IDRX kami arahkan untuk memastikan pengembangan tokenisasi aset di Indonesia didukung oleh infrastruktur yang matang dan siap digunakan secara bertahap,” ujar Co-Lead Superteam Indonesia Mario Nurcahyanto.

Adapun dalam praktik global, tokenisasi aset umumnya menggunakan denominasi mata uang asing dalam bentuk aset keuangan digital stablecoin seperti dolar AS. Oleh karena itu, lanjut Mario, pengembangannya di Indonesia perlu mempertimbangkan keselarasan dengan kebutuhan ekonomi domestik dan peran rupiah sebagai fondasi nilai.

Pendekatan berbasis rupiah memungkinkan partisipasi global tetap terbuka, sekaligus menjaga relevansi nilai aset terhadap perekonomian nasional. Adapun sejak diluncurkan pada awal 2024, stablecoin IDRX dimiliki oleh lebih dari 40 ribu pengguna.

Hingga saat ini, IDRX terintegrasi dengan lebih dari 50 mitra global, mencatatkan volume transaksi di blockchain lebih dari 175 juta dolar AS, serta memperoleh pendanaan pra-awal (pre-seed) sebesar 300.000 dolar AS.

Dalam kerja sama ini, IDRX berperan menjadi jembatan antara kebutuhan lokal dan peluang global. IDRX juga akan mengakomodir eksplorasi berbagai peluang tokenisasi RWA bersama Solana, termasuk pada sektor-sektor yang memiliki potensi ekonomi tinggi di Indonesia.

"Ke depan, penguatan infrastruktur tokenisasi berbasis rupiah ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital yang terukur dan inklusif," tutur Mario.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.