Mataram (ANTARA) - Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengungkap hasil otopsi jenazah perempuan berinisial YRA, korban pembunuhan oleh anak kandungnya berinisial BP dengan kondisi jasad hangus terbakar.
"Hasil pemeriksaan, diketahui berjenis kelamin perempuan ditandai dengan ditemukan pakaian bra, dalaman jilbab, kemudian sisa karet celana dalam," kata Kepala Urusan Dokter Polisi Rumah Sakit Bhayangkara Mataram Ajun Komisaris Polisi I Nyoman Madiasa dalam konferensi pers di Mataram, Selasa.
Selanjutnya, tim dokter forensik menemukan perhiasan kalung warna kuning keemasan dengan mata liontin berbentuk hati menempel di jasad korban.
"Untuk kondisi fisik, ditemukan patah pada paha kiri atas dan juga terdapat bekas kekerasan benda tumpul pada bagian kepala depan, belakang, dan sisi samping kiri," ujarnya.
Baca juga: Jejak CCTV ungkap kasus ibu dibunuh dan dibakar di Lombok Barat
Madiasa mengakui bahwa dari otopsi yang dilakukan, tim dokter forensik hanya menemukan sedikit petunjuk sehingga waktu kematian dan penyebab, tidak dapat teridentifikasi.
"Memang dari pemeriksaan tidak banyak petunjuk karena kondisi jenazah sudah hangus terbakar. Jadi, hasil otopsi tersebut yang kami sampaikan ke penyidik," ucap dia.
Meskipun kurangnya petunjuk, namun jenazah YRA berhasil teridentifikasi setelah Tim Puma Polda NTB pada Senin (26/1) malam, menangkap pelaku yang merupakan anak kandung korban.
Baca juga: Usai bunuh ibu kandung, Polisi temukan ganja di rumah pelaku
Dari penangkapan BP, polisi menemukan bercak darah dari bagasi mobil yang digunakan pelaku untuk membawa jenazah ibu kandungnya ke lokasi penemuan di wilayah Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat.
Dari temuan bercak tersebut, dokter forensik juga melakukan pencocokan DNA dengan jenazah YRA. Ada juga upaya pencocokan DNA korban melalui gigi.
Jenazah YRA kali pertama ditemukan warga dalam keadaan hangus terbakar di pinggir jalan wilayah Batu Leong pada Minggu sore (25/1).
Warga yang menemukan langsung menginformasikan kepada Polsek Sekotong. Tindak lanjut temuan itu, jenazah YRA dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.
Baca juga: Begini modus anak bunuh ibu kandung hingga bakar jasad di Lombok Barat
Baca juga: Minta Rp39 juta tak dikasih, Anak bunuh ibu lalu bakar jasadnya
Baca juga: Tragis di Sekotong: Jenazah hangus di tumpukan sampah ternyata ibu, dibunuh anak kandung
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026